Yusuf Mansur Dikecam Para Investor, Karena Tak Membagikan Keuntungan Investasi Batu Bara Selama 12 Tahun

Berita Terkini –¬†Baru-baru ini, Yusuf Mansur menjadi perbincangan banyak warganet, dan bahkan dikecam oleh para investornya.

Diketahui, Yusuf Mansur, atau yang mempunyai nama asli Jamaan Nurchotib Mansur, tidak membagikan keuntungan yang seharusnya diterima oleh para investor atau pemegang saham di program investasi batu bara miliknya.

Berdasarkan data yang ada, jumlah total para investor tersebut terdiri dari 250 jemaah dan pengurus Masjid Darussalam Kota Wisata, Cibubur, Jakarta Timur.

Herry M Joesoe, selaku Sekretaris Yayasan Pelita Lima Pilar mengatakan, ada ratusan orang yang menginvestasikan uangnya sejak tahun 2009-2010 silam.

Para jemaah dan pengurus masjid baru menyadari bahwa selama 12 tahun ini tidak ada pengembalian keuntungan atas investasi batu bara milik Yusuf Mansur.

“Investasi mulai 2009 akhir sampai 2010 awal (durasi investasi). Nah, sampai sekarang ini, enggak ada yang dikembalikan,” ujar Herry M Joesoe.

“Itu sudah 12 tahun (sejak 2010-2022),” sambungnya.

Herry M Joesoe mengatakan, sesuai perjanjian awal menyebutkan bahwa seharusnya para investor tersebut mendapatkan keuntungan setiap bulannya atas investasi batu bara milik Yusuf Mansur tersebut.

“Bukan (per tahun), tapi per bulan. Jadi per bulan ada proposal baru, begitu,” ujar Herry M Joesoe.

Herry M Joesoe mengklaim bahwa perusahaan batu bara tersebut mempunyai keuntungan besar, karena mengirimkan batu bara dengan kapal setiap bulannya.

Namun, tidak ada pembagian keuntungan sama sekali yang diterima para pemegang saham.

“Banyak keuntungannya (yang dijanjikan Yusuf Mansur kepada para investornya), di atas 20 persen,” ujar Herry M Joesoe.

 

Digeruduk

Kediaman Yusuf Mansur di Tangerang Digeruduk Puluhan Orang yang Tuntut Kejelasan Program Investasi

Herry M Joesoe, selaku Sekretaris Yayasan Pelita Lima Pilar mengaku, ratusan investor tersebut menginvestasikan uangnya dengan jumlah yang berbeda-beda.

Mulai dari jutaan rupiah, dan bahkan hingga ratusan juta rupiah.

Herry M Joesoe, memberikan contoh, seorang marbot Masjid Darussalam Kota Wisata mengaku mengeluarkan uang jutaan rupiah untuk investasi di Batu Bara milik Yusuf Mansur.

Sedangkan, ada seorang jemaah masjid yang berinisial Z mengeluarkan uang hingga Rp 800 juta rupiah untuk investasi Batu Bara milik Yusuf Mansur tersebut.

“Besarannya (investasi) enggak sama. Kalau marbot masjid, itu ya paling nilainya (investasi) jutaan rupiah. Tapi kalau seperti Pak Z, seorang lawyer, dia mengeluarkan uang Rp 80 juta (investasinya),” ujar Herry M Joesoe.

Diketahui, pada Senin, 20 Juni 2022, sejumlah pengurus dan jemaah Masjid Darussalam Kota Wisata sempat menggeruduk kediaman Yusuf Mansur, guna mencari kejelasan atas keuntungan investasi Batu Bara miliknya.

Sebanyak 30 orang yang menggeruduk kediaman Yusuf Mansur meminta kejelasan soal investasi batu bara itu.

Yusuf Mansur tidak berajni keluar untuk menjelaskan secara langsung kepada pihak yang telah dirugikan.

Namun, hanya ada satu orang laki-laki yang keluar dan mengaku sebagai kuasa hukum Yusuf Mansur.

Leave a Comment