Pemerintah Berikan Subsidi Motor Listrik Mulai 20 Maret 2023 Mendatang

Berita Terkini –¬†Seperti yang kita tahu, saat ini teknologi sudah sangat berkembang dan zaman sudah semakin modern.

Pada beberapa tahun sebelumnya, banyak para ahli yang menciptakan alat transportasi menggunakan listrik.

Sebagai contoh yaitu ada perusahaan Tesla yang dipimpin oleh Elon Musk dan perusahaan tersebut mampu menciptakan mobil listrik mewah, bahkan tenaganya sudah menyerupai mobil yang menggunakan bahan bakar bensin.

Diketahui, saat ini banyak negara dan entitas yang berlomba-lomba untuk menciptakan teknologi baru yaitu teknologi listrik.

Negara Indonesia juga sedang melakukan konversi tenaga gas ke tenaga listrik.

Komversi tenaga gas ke tenaga listrik dilakukan karena penggunaan tenaga gas tidak baik untuk kesehatan bumi, dan menyebabkan pemanasan global.

Oleh karena itu, saat ini banyak negara yang melakukan kebijakan konversi tenaga gas ke tenaga listrik.

Bukan hanya mobil listrik saja, tetapi saat ini sudah banyak perusahaan yang menciptakan motor listrik untuk transportasi sehair-hari.

 

Berikan Subsidi

Davigo Space, Motor Listrik Baru Harga Rp 18 jutaan

Motor listrik mempunyai harga yang relatif lebih tinggi dibandingkan dengan motor berbahan bakar bensin.

Oleh karena itu, motor listrik belum banyak diminati oleh masyarakat Indonesia.

Tetapi, baru-baru ini, Pemerintah mengklaim bahwa pada pekan ini akan dana subsidi motor listrik Rp 7 juta mulai 20 Maret mendatang.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dadan Kusdiana mengatakan bahwa pemerintah hanya memberikan subsidi kepada 27 merek motor listrik yang masuk ke Indonesia saja.

“Jenis sepeda motor yang dikonversi dibagi dua, yaitu jenis sepeda motor manual dan matic dari 27 type dan merek yang beredar,” ujar Dadan Kusdiana.

Dadan Kusdiana menjelaskan, biaya konversi dari motor BBM ke motor listrik sangat beragam karena adanya sejumlah komponen dalam motor listrik.

Komponen yang dimaksud ialah (baterai, BLDC, control), biaya jasa pemasangan, biaya pemgujian fisik, biaya perubahan STNK, dan kebutuhan rekondisi sepeda motor.

Dadan Kusdiana mengatakan, masyarakat yang hendak membeli motor listrik menggunakan subsidi dari pemerintah harus mempertimbangkan dengan matang, jangan asal membeli.

“Perkiraan biaya konversi berkisar dari Rp 15-18 juta, tergantung kondisi sepeda motor yang akan dikonversi,” ujar Dadan Kusdiana.

“Dalam upaya mendorong dan mengakselerasi pengembangan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB), pemerintah akan memberikan insentif sebesar Rp 7 juta untuk konversi dari motor konvensional ke listrik,” sambungnya.

 

Pemerintah Sudah Siapkan Rp 1,75 Triliun

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengklaim bahwa pihaknya telah menyiapkan dana sebesar Rp 1,75 triliun untuk subsidi motor listrik pada 20 Maret mendatang.

Isa Rachmatarwata, selaku Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu mengatakan, dengan dana anggaran Rp 1,75 triliun maka dapat menjangkau 250.000 unit motor listrik.

Isa Rachmatarwata juga menjelaskan bahwa besaran insntif motor listrik diberikan sebesar Rp 7 juta per unit.

“Untuk tahun ini, kira-kira kebutuhan 250.000 unit masing masing Rp 7 juta, sekitar Rp1,75 triliun,” ujar Isa Rachmatarwata.

 

Penjelasan Menko Luhut Binsar Pandjaitan

Menko Luhut: Banyak Negara Dibelahan Dunia yang Berharap Indonesia Menjadi Juru Damai | Kabar Golkar

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan bahwa dana anggaran untuk program subsidi motor listrik berasal dari Bendahara Umum Negara (BUN).

” (Insentif kendaraan listrik) dari anggaran bendahara umum negara, dalam hal ini Menteri Keuangan sebagai bendahara negara,” ujar Luhut Binsar Pandjaitan.

“Bantuan ini mulai efektif bulan Maret ini,” sambungnya.

Leave a Comment