Mengenal Rasa Unik Ketan Hitam Dan Filosofi Dari Ketan Hitam

Beritaterkini.bizBeritaterkini, Biasanya kita mengkonsumsi ketan hitam dengan bentuk bubur atau dengan bentuk tape ketan hitam yang dimakan berbarengan dengan uli atau beras yang ditumbuk kemudian digoreng dan terasa kenyal jika digigit.

Rasa panganan khas Indonesia ini merupakan perpaduan antara manis, gurih, dan tentu lezat. Sementara itu, ketan hitam tidak hanya memiliki rasa yang unik namun mempunyai filosofi didalamnya, apakah itu?

Chef Ucu Sawitri mengungkapkan, ketan hitam sudah ada sejak zaman Majapahit. Saat itu, karena rasanya yang enak dan mudah didapat, ketan hitam tidak hanya dikonsumsi oleh para raja saja namun juga oleh rakyat jelata.

Chef Ucu yang juga menjabat sebagai Koordinator Membership Ikatan Praktisi Kuliner Indonesia ini mengungkapkan, jika dilihat teksturnya, ketan hitam akan terasa lengket dan menyatu satu dengan lainnya.

Sementara itu, rasa manis pada ketan juga mempunyai arti yakni saat melakukan pertemuan, diharapkan pertemuan tersebut memperoleh suatu yang indah.

Seperti yang dilansir dari laman Herbalogi, selain filosofinya, ketan hitam juga mengandung antioksidan yang tinggi dan mempunyai sifat anti-inflasi.

Untuk itu ketan hitam bermanfaat untuk mencegah diabetes, Alzheimer, anemia, kerusakan sel hati, memperlambat penuaan, membersihkan kolesterol dalam darah, kanker, dan tumor.

Selain daripada itu, ketan hitam juga dapat menjaga kecantikan kulit, menyuburkan rambut dan berguna sebagai nutrisi yang memberi tenaga untuk beraktivitas.

( Berita Terkini )