Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Ditangkap Oleh KPK

Berita Terkini –¬†Rahmat Effendi, selaku Wali Kota Bekasi, Jawa Barat dikabarkan telah ditangkap oleh tim KPK.

Tim KPK menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu 5 Januari 2022.

Firli Bahuri, selaku Ketua KPK mengatakan, OTT tersebut melibatkan Rahmat Effendi.

Diketahui Rahmat Effendi atau yang biasa dikenal dengan sebutan bang pepen tersebut ditangkap bersama para pengusaha lainnya.

Firli Bahuri juga mengatakan bahwa saat ini Rahmat Effendi telah diamankan dan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK.

“Saat ini pihak yang diamankan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk dilakukan permintaan keterangan,” ujar Firli Bahuri.

Bukan hanya itu, Firli Bahuri juga mengatakan tim KPK mempunyai waktu 1×24 jam untuk mengidentifikasi dan menentukan status hukum pihak yang ditangkap.

Jadi Firli Bahuri meminta kepada seluruh masyarakat untuk bersabar menunggu hasilnya.

“Jika ada perkembangan pasti akan kami sampaikan lebih lanjut,” ujar Firli Bahuri.

 

Harta Rahmat Effendi

Dilansir dari laman elhkpn.kpk.go.id, Rahmat Effendi mempunyai jumlah harta sebesar Rp 6.383.717.647. Laporan tersebut terakhir update pada 18 Februari 2021.

Harta tersebut merupakan uang, tanah, dan bangunan, Rahmat Effendi mempunyai 39 bidang tanag dan bangunan yang berada di Bekasi dan Subang, Jawa Barat.

Bukan hanya itu, Rahmat Effendi juga diketahui mempunyai sejumlah mobil mewah.

Hal inilah yang membuat KPK curiga bahwa Rahmat Effendi melakukan perbuatan yang bukan haknya.

 

Penangkapan Rahmat Effendi

Firli Bahuri, selaku Ketua KPK membenarkan penangkapan Rahmat Effendi benar adanya.

Firli Bahuri juga mengatakan bahwa Rahmat Effendi telah ditangkap pada Rabu 5 Januari 2022, sekitar pukul 14.00 WIB.

“Betul ada tangkap tangan di Bekasi,” ujar Firli Bahuri.

Sampai saat ini tim KPK belum mengumumkan hasil dari penyelidikan Rahmat Effendi.

Jadi Rahmat Effendi masih dalam proses pemeriksaan oleh pihak tim KPK.

Firli Bahuri meminta kepada seluruh warga untuk bersabar menunggu hasilnya.

“Tolong bersabar beri waktu untuk kami bekerja. Nanti pada saatnya kami akan sampaikan ke publik. Mohon kami bekerja dulu,” ujar Firli Bahuri.

Firli Bahuri menegaskan, paling lama hasil akan diumumkan 1×24 jam setelah penangkapan.

Leave a Comment