Presiden Prabowo Subianto Tiba di Indonesia Usai Kunjungan Ke 6 Negara

Berita Terkini – Seperti yang kita tahu, saat ini pemerintah telah berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan kemakmuran negara Indonesia menjadi lebih baik lagi, dan mewujudkan cita-cita menjadi Indonesia Emas 2045.

Sebagai informasi bahwa saat ini pemerintah telah menggelar beberapa program pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat Indonesia.

Beberapa pembangunan tersebut meliputi pembangunan infrastruktur, teknologi, pendidikan, perusahaan baru, Ibu Kota Nusantara, transportasi, fasilitas umum, dan fasilitas olahraga.

Diketahui, saat ini banyak negara tetangga yang memberikan apresiasi dan dukungan kepada negara Indonesia, karena pada akhirnya negara Indonesia dapat bangkit dan menjadi negara yang hebat dan berani untuk membangun Ibu Kota Baru, yakni Ibu Kota Nusantara.

Sudah sejak beberapa puluh tahun yang lalu, Indonesia dikenal sebagai negara yang mempunyai sumber daya alam yang melimpah, dan Indonesia dapat menjadi negara maju jika pengelolaannya tepat dan sesuai dengan prosedur standar internasional.

Saat ini pemerintah sangat yakin bahwa pada beberapa tahun kedepan, negara Indonesia akan menjadi pusat investasi di dunia, dan negara Indonesia akan menjadi negara hijau dan negara maju.

Salah satu syarat utama untuk negara Indonesia dapat menjadi negara maju dan berkelanjutan adalah negara Indonesia harus mempunyai roda perekonomian yang kuat, serta investasi yang melimpah di banyak sektor, seperti pertanian, energi, kesehatan, teknologi, dan lainnya.

Pada beberapa pekan yang lalu, Presiden Prabowo Subianto telah resmi membentuk lembaga baru untuk mengelola keuangan negara Indonesia menjadi lebih baik lagi, lembaga tersebut dinamai dengan “Danantara”.

Danantara sendiri merupakan singkatan dari Daya Anagata Nusantara. Danantara mempunyai tugas dan peran utama dalam pengelolaan investasi Indonesia atau Badan Pengelola Investasi (BPI).

Danantara mempunyai tugas utama untuk mengoptimalkan pengelolaan aset negara di bagian investasi serta meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan daya saing ekonomi di Indonesia.

Bukan hanya para pengurus atau peserta Danantara saja yang mempunyai tugas untuk melakukan investasi di Indonesia, melainkan Presiden Prabowo Subianto juga turun tangan langsung untuk memberikan penawaran ke sejumlah negara terkait kerjasama ekonomi atau investasi dengan negara Indonesia.

Hal itu dibuktikan dengan adanya kunjungan kerja dari Presiden Prabowo ke 6 negara di dunia, dan kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto berlangsung selama 15 hari yang dihitung sejak 1 Juli 2025 sampai hari ini, 16 Juli 2025.

Beberapa negara yang telah didatangi oleh Presiden Prabowo Subianto tersebut meliputi Arab Saudi, Inggris, Brazil, Belgia, Prancis, dan Belarus.

Presiden Prabowo Subianto bersyukur karena dirinya telah berhasil menyelesaikan kunjungan kerja ke 6 negara di dunia, dan tepat pada hari ini dirinya dapat kembali ke Tanah Air Indonesia dengan selamat dan membawa kabar gembira bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Menurut Presiden Prabowo Subianto, kunjungan kerja ke 6 negara tersebut membuahkan hasil yang sangat memuaskan dan menguntungkan bagi masing-masing pihak.

Presiden Prabowo Subianto mengumumkan bahwa saat ini negara Arab Saudi telah berkomitmen untuk melakukan investasi dengan nilai yang cukup fantastis ke negara Indonesia.

Presiden Prabowo Subianto menjelaskan, dirinya mengawali kunjungan kerjanya ke negara Arab Saudi, dan pada kunjungan tersebut Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Putra Mahkota dan Perdana Menteri Kerajaan Mohammed Bin Salman Al Saud, dan para pejabat tinggi Arab Saudi setuju untuk menggelintirkan dana investasi di Indonesia.

Bahkan, Arab Saudi mengakui bahwa negara Indonesia mulai menunjukkan pertumbuhannya di berbagai sektor, mulai dari teknologi, keuangan, industri, dan lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo Subianto juga membahas terkait program gagasan pembangunan perkampungan haji permanen bagi jemaah asal Indonesia, dan Arab Saudi menerima gagasan tersebut dengan sangat baik serta mendukung pembangunan kampung haji permanen.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Rabu, 16 Juli 2025.

 

Kunjungan Kerja Negara Lain

Presiden Prabowo Subianto saat mengikuti sesi pertemuan hari kedua Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS bersama para pemimpin dan delegasi negara di Rio de Janeiro, Brasil, Senin, 7 Juli 2025 (Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Setelah melakukan kunjungan kerja dengan negara Arab Saudi, Presiden Prabowo Subianto mulai beranjak dan terbang ke negara Brazil untuk menghadiri sebuah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2025 di kota Rio De Janeiro.

Presiden Prabowo Subianto menjelaskan, dalam konferensi tersebut, para pemimpin BRICS mengakui negara Indonesia adalah sekutu mereka dalam bidang perekonomian dan pertahanan.

Bahkan, negara Indonesia juga telah resmi dicatat sebagai anggota BRICS, dan negara Indonesia akan dilibatkan dalam program apapun yang digelar oleh BRICS.

Menurut Presiden Prabowo Subianto, kerja sama negara Indonesia dan Brazil memang harus dilakukan, karena mengingat lagi bahwa Indonesia dan Brazil adalah kedua negara yang sama-sama mempunyai hutan tropis yang sangat besar, dan kerja sama harus dilakukan untuk saling mendukung keseimbangan lingkungan global.

Selanjutnya, Presiden Prabowo Subianto beranjak dan terbang ke negara Belgia untuk menghadiri suatu pertemuan tingkat tinggi dengan Uni Eropa, dan dalam pertemuan tersebut Indonesia telah resmi diterima dalam organisasi Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA).

CEPA sendiri merupakan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia dan Uni Eropa.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa CEPA sangat penting dalam dunia industri global, karena CEPA adalah perjanjian yang sangat adil dan menguntungkan, karena CEPA membebaskan tarif impor untuk produk Indonesia yang masuk ke negara Eropa.

Setelah berkunjung ke negara Belgia, Presiden Prabowo Subianto beranjak dan terbang ke negara Prancis untuk menghadiri peringatan Nasional Prancis Bastille Day sebagai tamu kehormatan.

Menurut Presiden Prabowo, negara Indonesia adalah negara yang istimewa karena mendapatkan tiket khusus dalam acara peringatan hari penting di Prancis.

Dalam acara tersebut, Presiden Prabowo Subianto duduk berdampingan dengan Presiden Macron dan keduanya saling membahas mengenai kerja sama antar negara serta membahas konflik yang sedang terjadi di Timur Tengah.