MUI Bogor Berjanji Akan Memperketat Pengawasan di Pondok Pesantren

Berita Terkini –¬†Seperti yang kita tahu, pondok pesantren menjadi tercoreng namanya gara-gara kelakuan bejat dari Herry Wirawan yang telah memperkosa belasan santriwatinya.

Melihat hal tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor, Jawa Barat ikut angkat bicara mengenai perbuatan bejat Herry Wirawan.

Saepudin Muhtar, selaku Ketua Bidang Pendidikan MUI Kabupaten Bogor mengatakan, MUI akan mendukung proses hukum dan berharap mendapatkan hukuman yang setimpal.

“MUI mengecam tindakan asusila terhadap santriwati di Bandung. Semoga tidak ada lagi kasus-kasus seperti itu,” ujar Saepudin Muhtar.

Saepudin Muhtar, atau yang biasa disapa dengan Gus Udin mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pengawasan yang maksimal diwilayah pondok pesantren.

Gus Udin mengaku geram atas perbuatan Herry, Gus Udin berharap kejadian serupa tidak terulang lagi.

Oleh karena itu, Gus Udin bekerja sama dengan warga dan pihak kepolisian untuk mengawasi kegiatan pondok pesantren di Kabupaten Bogor.

“Harapannya pengawasan pondok pesantren khususnya di Kabupaten Bogor berjalan maksimal,” ujar Gus Udin.

“Terlebih kita sekarang sudah punya pokja pontren (kelompok kerja pondok pesantren),” sambungnya.

Gus Udin menegaskan, kelompok kerja harus bisa menyusun strategi yang dapat mengantisipasi adanya kegiatan buruk di pondok pesantren.

Bukan hanya itu, Gus Udin juga meminta kepada seluruh pengurus pondok pesantren yang ada di Kabupaten Bogor untuk mengoreksi ulang izin pondok pesantrennya.

“Pokja Pontren meminta seluruh pesantren-pesantren yang ada, dicek ulang izin operasionalnya, apalagi yang belum ada izin,” ujar Gus Udin.

“Terutama pihak kita akan memeriksa kurikulum dan prosedur pondok pesantren yang ada di Bogor,” sambungnya.

 

Pondok Pesantren di Bogor yang Sudah Mempunyai Izin

Setelah melakukan pengecekan ulang, diketahui baru ada 1.750 pondok pesantren di Bogor yang sudah mempunyai izin operasional dari Kementerian Agama.

Semua pengurus pokja yang ada di pondok pesantren Bogor sudah dilantik dan dibina oleh Bupati Bogor Ade Yasin pada Rabu, 8 Desember 2021.

Ade Yasin mengatakan bahwa semua pokja di pondok pesantren Bogor kini sudah dilatih dan diedukasi secara khusus.

Ade Yasin menegaskan bahwa dengan adanya pokja kita berharap agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

Disisi lain, Ade Yasin juga ingin mengamankan akidah umat muslim khususnya bagi generasi muda yang ada di pondok pesantren.

Leave a Comment