Driver Taksi Online Bejat Yang Perkosa Seorang Perawat di Bogor

Berita Terkini – Baru-baru ini warganet dihebohkan dengan viralnya kabar bahwa ada seorang driver taksi online yang memperkosa penumpangnya.

Diketahui taksi online tersebut adalah seorang sopir Gocar yang memperkosa seorang perawat dari perusahaan Ammarai Healthcare Asistance.

Kasus tersebut pertama kali disebarkan oleh akun Twitter yang bernama @ammarai_hc.

Diketahui kejadian tersebut terjadi pada Kamis, 16 Desember 2021.

Akun Twitter tersebut menyebarkan kabar bahwa ada salah satu perawatnya yang diperkosa paksa oleh driver Gocar.

Perawat kami mengalami pemerkosaan oleh mitra gocar. Kami sudah lapor dgn No pelaporan: 92760963 tapi belum direspon selayaknya, mohon diposes segera untuk dicari pelaku agar segera ditangkap dan tidak menimbulkan korban lainnya,” tulis akun Twitter @ammarai_hc.

Bukan hanya itu, korban juga tak terima atas perlakuan driver Gocar tersebut, korban dibantu dengan pihak rumah sakit untuk melaporkan kasus ini ke polisi.

Saat ini kasus tersebut telah ditangani oleh Polda Metro Jaya.

 

Pelaku Berhasil Ditangkap

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan, lokasi kejadian pemerkosaan berada di wilayah Bogor, tepatnya di locus delicti Bogor.

“Tempat Kejadia Perkara (TKP) itu di wilayah Bogor, locus delicti Bogor, Kabupaten Bogor,” ujar Endra Zulpan.

Endra Zulpan mengatakan,  pihaknya telah berhasil menangkap pelaku pemerkosaan.

Bukan hanya itu, Endra Zulpan juga mengatakan bahwa pelaku juga sudah diinterogasi motif apa yang membuat pelaku tega memperkosa penumpangnya.

“Hasil pemeriksaan sementara, dia mengakui adanya perbuatan seperti itu (bersetubuh). Tetapi dilakukan atas dasar suka sama suka, menurut pengakuannya,” ujar Endra Zulpan.

“Si wanita ini tidak memiliki suami, tidak ada paksaan,” sambungnya.

Endra Zulpan mengaku, saat ini polisi tengah menyediliki kebenaran dari kasus tersebut.

 

Tanggung Jawab Dari Pihak Gojek

Rubi Purnomo, selaku SVP Corporate Affairs Gojek mengatakan, pihak Gojek siap bertanggungjawab kepada korban.

Rubi Purnomo juga mengatakan bahwa pihak Gojek akan mendukung dan siap membantu pihak kepolisian jika diperkenankan.

“Kami mengutuk dugaan terjadinya kekerasan seksual terhadap salah seorang pelanggan kami oleh oknum mitra driver yang terjadi pada 16 Desember 2021,” ujar Rubi Purnomo.

“Hal ini dapat mencemarkan nama baik para mitra driver kami yang telah bekerja keras untuk keluarga mereka dan melayani pelanggan kami,” sambungnya.

“Saat ini kami sedang berkoordinasi intensif dengan pihak berwajib serta perwakilan korban untuk segera mengusut kasus ini,” tegasnya.

Bukan hanya itu, pihak Gojek juga sudah mendatangi korban dan menawarkan bantuan perawatan berupa pemulihan fisik dan psikis.

“Pada kesempatan ini kami mengimbau para konsumen untuk memanfaatkan tombol darurat yang terdapat di aplikasi Gojek ataupun menghubungi call center Gojek apabila menemukan pelanggaran yang mengakibatkan ketidaknyamanan terhadap layanan kami,” ujar Rubi Purnomo.

Rubi Purnomo menegaskan, dirinya akan selalu menghimbau dan mengedukasi para drivernya untuk selalu melakukan hal yang baik dan sopan kepada penumpangnya.

Rubi Purnomo juga menegaskan bahwa ia akan memantau pergerakan driver agar hal serupa tak terulang kembali.

“Kami terus mengajak mitra kami untuk turut serta menciptakan budaya aman di ruang publik,” tutupnya.

Leave a Comment