Pemprov Sumut Pantau Harga Pangan Stabil Hingga Lebaran Mendatang

Berita Terkini – Seperti yang kita tahu, beberapa minggu kedepan kita akan merayakan hari raya Idul Fitri atau Lebaran 2023.

Banyak warganet yang sudah tidak sabar menanti-nantikan hari raya lebaran, pasalnya banyak pekerja dan perantau yang akan pulang ke kampung halamannya masing-masing untuk merayakan lebaran bersama keluarga.

Diketahui, beberapa hari menjelang lebaran biasanya harga pangan dan sandang mulai naik secara drastis.

Oleh karena itu, pemerintah akan melakukan pemantauan untuk memastikan bahwa stok pangan tercukupi di tiap-tiap daerah agar harga pangan tidak melonjak pesat.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mengklaim bahwa pihaknya telah memastikan bahwa stok bahan pokok pangan masih aman dan tercukupi hingga lebaran mendatang.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi Dan Sumber Daya Mineral Sumut, Mulyadi Simatupang menjelaskan, bahan baku pangan yang dimaksud ialah beras, bawang, minyak goreng, gula, cabai merah, cabai oren, cabai hijau, dan lainnya.

Hal tersebut disampaikan oleh Mulyadi Simatupang saat mengadakan konferensi pers di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro, Kota Medan. Pada Selasa, 3 April 2023.

Mulyadi Simatupang juga mengaku bahwa stok bahan pangan di Sumatera Utara justru mengalami surplus atau berlebihan dari yang seharusnya dibutuhkan.

Mulyadi Simatupang menjelaskan bahwa stok bahan pangan yaitu Padi pada bulan April mencapai 1.914.958 ton, dan dengan kebutuhan masyarakat 157.401 ton.

Sedangkan untuk cabai merah pada bulan April tersedia 104.780 ton, dan yang dibutuhkan yaitu hanya 12.722 ton.

Selanjutnya, ketersediaan bawang merwah pada bulan April mencapai 70.996 ton, dan hanya dibutuhkan sebanyak 1.367 ton.

“Kita terus memantau komoditi pangan di 63 pasar seluruh Sumut. Kita masih melihat harga terkendali,” ujar Mulyadi Simatupang.

 

Harga Pasar Masih Fluktuasi

Harga Beras di DKI Jakarta Terpantau Turun

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi Dan Sumber Daya Mineral Sumut, Mulyadi Simatupang mengatakan, saat ini harga beras di pasar masih fluktuasi.

“Hal tersebut disebabkan oleh mekanisme pasar. Bukan disebabkan terjadinya kelangkaan bahan pokok,” ujar Mulyadi Simatupang.

Mulyadi Simatupang menegaskan bahwa saat ini pemerintah telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) di pasar, tetapi setelah di survey masih saja ada pedagang yang nakal dan harga melampaui batas yang telah ditetapkan.

Mulyadi Simatupang juga menegaskan kepada seluruh pedagang bahwa pihak berwajib akan selalu melakukan pengawasan terhadap pedagang yang nakal dan melakukan penimbunan bahan pangan.

“Para pelaku usaha, produsen atau distributor juga diingatkan agar tidak melakukan penimbunan bahan pokok penting,” tegas Mulyadi Simatupang.

 

Gelar Pasar Murah

Disperindag Sumut Gelar Pasar Murah pada 20 Agustus, Ini Lokasinya

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi telah memerintahkan Kepala Daerah untuk menggelar pasar gratis kepada masyarakat yang kurang mampu.

Mulyadi Simatupang mengatakan bahwa sesuai dengan arahan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, saat ini dirinya telah menggelar pasar murah di berbagai tempat.

“Direncanakan, pasar murah akan terus secara periodik digelar, terutama dalam menghadapi Idul Fitri,” tutup Mulyadi Simatupang.

COMMENTS

Comments are closed.