Mahfud Md: Kasus Ferdy Sambo Kejam dan Mengerikan, Hanya Pantas di Denger Orang Dewasa!

Berita Terkini – Seperti yang kita tahu, sampai saat ini masyarakat masih dihebohkan dengan kasus kematian Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat di rumah Irjen Ferdy Sambo.

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan pemeriksaan yang mengerikan sekaligus menjijikan yang dilakukan oleh Ferdy Sambo.

Mahfud mengaku, saat ini pihak kepolisian telah menetapkan Ferdy Sambo sebagai tersangka atas kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

Bahkan, Mahfud sampai menegaskan bahwa berita kasus tersebut hanya layaki didengar oleh orang dewasa.

“Cerita-cerita laporan pemeriksaan itu yang mengerikan, mengerikan campur menjijikkan. Makanya saya bilang sensitif. Bagaimana tuduhan melecahkannya? Itu kan ada uraiannya, itu tutup di sini,” ujar Mahfud.

Mahfud mengaku, Ferdy Sambo saat ini telah diamankan secara khusus di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

“Mako Brimob untuk diamankan karena di sana ada tempat khusus yang lebih steril dari pengaruh luar dan tidak sembarang orang masuk ke situ. Banyak yang terlibat di sini dan banyak orang ketakutan merembet ke kasus lain,” ujar Mahfud.

Mahfud menjelaskan bahwa tidak ada seorangpun yang diperbolehkan menjumpai Ferdy Sambo, dan Ferdy Sambo juga tidak boleh bertemu dengan orang-orang termasuk Bharada E yang juga berstatus tersangka.

“Enggak boleh ketemu Bharada, termasuk istrinya enggak boleh. Enggak ada kan istri seorang jenderal mau ketemu suaminya enggak boleh. Dulu enggak ada, sekarang ada,” ujar Mahfud.

“Hebat kan Pak Listyo, hebat!,” sambungnya.

 

Timsus Dalami Motif Pembunuhan Brigadir J

Kabareskrim Polri Datangi Rumah Dinas Irjen Ferdy Sambo

Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Agus Andrianto mengatakan, Tim Khusus telah dikerahkan di Magelang untuk mendalami kasus pembunuhan berencana yang dilakukan Ferdy Sambo terhadap anak buahnya Brigadir J.

“Yang pasti tahu apa yang terjadi ya Allah, almarhum (Brigadir J), dan Bu PC (Putri Candrawathi-istri Ferdy Sambo). Kalaupun Pak FS (Ferdy Sambo) dan saksi lain seperti Kuat, Riki, Susi dan Richard hanya bisa menjelaskan sepengetahuan mereka,” ujar Agus Andrianto.

“Tim sedang ke Magelang untuk menelusuri kejadian di sana agar secara utuh kejadian bisa tergambar,” sambungnya.

 

Kejar Pengakuan Ferdy Sambo

 

Kapolri Resmi Copot Irjen Ferdy Sambo dari Jabatan Kadiv Propam

Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Agus Andrianto mengatakan, saat ini pihak kepolisian masih terus mengejar pengakuan dari Ferdy Sambo.

“Faktor pemicu kejadian sebagaimana diungkapkan Pak FS,” ujar Agus Andrianto.

Agus Andrianto menjelaskan bahwa Ferdy Sambo mengaku istrinya telah dilecehkan oleh Brigadir J.

Agus Andrianto menegaskan, pihaknya tidak bisa percaya begitu saja, pasalnya banyak kejanggalan yang terjadi atas kematian Brigadir J.

Oleh karena itu, pihak kepolisian terus menyelidiki kasus tersebut hingga tuntas sampai ke akar-akarnya.

“Yang pasti hal dibutuhkan penyidik-lah. Rangkaian peristiwanya begitu kan enggak bisa kita hilangkan,” ujar Agus Andrianto.

Leave a Comment