Hujan Lumpur Hitam Terjadi di China

Beritaterkini.biz Berita Terkini, Hangzhou – Warga suatu kota di China terkejut kala keluar rumah pada hari Minggu 14 November 2016 pagi. Wilayah mereka tengah dirundung hujan lumpur.

Rumah, mobil, jalur pejalan kaki, serta pertanian, semua diselimuti lapisan hitam, demikian dilansir dari Daily Mail pada hari Rabu (16/11/2016), mengacu pada laporan People’s Daily Online. Apa sebenarnya yang terjadi?

Cuaca yang menakutkan itu diakibatkan oleh pabrik disana yang tidak sengaja telah menyebarkan bubuk zat kimia ke udara, demikianlah menurut pejabat daerah setempat.

Beberapa foto efek hujan lumpur di Yinongzhen, bagian dari Hangzhou di China timur, diupload ke dunia maya. Jejaring sosial memperlihatkan atap-atap rumah, mobil-mobil, serta bangunan-bangunan yang penuh tertutup lapisan hitam.

Dalam salah satu gambar, ada lapisan tebal yang terlihat menumpuk di kaca depan satu buah mobil yang parkir di jalan. Tak jelas siapa yang ada di dalam kendaraan itu.

Seorang warga memakai jarinya untuk menyeka kaca mobil hingga jarinya jadi berlapis lumpur hitam.

Baca Juga : Muslimah Amerika Sekarang Takut Memakai HIjab Karena Trump Jadi Presiden

Salah seorang warga yang mengaku bernama Wu menerangkan pada wartawan Qianjiang Evening News, ” Seluruh baju saya yang tergantung diluar jadi hitam.”

Pihak berwenang perlindungan lingkungan sudah berkunjung ke beberapa pabrik lokal untuk menyidiki penyebab cuaca yang tak biasa itu.

Menurut mereka, ada satu pabrik tidak terurus di Hong Yang Lu yang diduga bertanggung jawab atas hujan lumpur itu.

Pemerintah setempat menyampaikan kalau pabrik itu membuahkan biang petroleum sebelum saat pemerintah menyudahi operasi pada tahun 2011.

Tanggal 14 November pagi, sebagian pekerja pergi ke pabrik untuk mencopot beberapa piranti tua yang membuahkan bahan kimia itu.

Saat dalam proses itu, beberapa pekerja tak berniat menyebarkan bubuk biang petroleum ke udara, demikianlah penjelasan menurut pemerintah Yinongzhen. Lalu angin menghembuskan bubuk itu sampai jarak radius 800 meter.

Menurut beberapa pejabat, bubuk itu tak beracun. Warga cuma perlu membersihkan mobil maupun benda-benda lain yang terlanjur kotor.

( Berita Terkini )

COMMENTS

Leave a Comment