Partai Demokrat Percaya Bakal Muncul Pemimpin Baru yang Manusiawi di DKI Jakarta

Beritaterkini.bizBerita Terkini, Jakarta – Lingkaran Survei Indonesia merilis hasil survei tiga pasangan calon di Pilgub DKI 2017. Ahok daj Djarot nomor satu, disusul dengan pasangan Anies dan Sandiaga di posisi dua dan diurutan terakhir yakni pasangan Agus dan Sylvi.

Menanggapi survei ini, Ketua DPP Partai Demokrat Didik Mukrianto kian percaya kalau jagoannya pasangan Agus Harimurti dan Sylviana Murni mampu mengalahkan lawan-lawannya. Walaupun, berada diurutan paling terakhir, Didik menilai, Agus dan Sylvi diperhitungkan lantaran belum melakukan kerja politik.

“Pergerakan mas Agus belum menusuk ke lapangan secara masif, tapi masyarakat telah memberikan dukungan yang cukup besar. Ini menjadi sebuah gambaran dan harapan masyarakat bakal muncul pemimpin baru yang lebih baik, manusiawi dan bermartabat,”ucap Didik.

Didik menegaskan, Agus membawa misi perubahan untuk rakyat Jakarta. Terlebih, Agus dianggap sebagai mantan prajurit TNI yang muda, cerdas dan visioner.

“Dari perspektif penguatan, mas Agus pemimpin muda, visioner yang cerdas, santun, tegas dan manusiawi. Menurut hemat kami, ternyata kerinduan masyarakat bakal muncul pemimpin baru telah mulai marak,”jelas dia.

Dikabarkan sebelumnya, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) memperkirakan Pilgub DKI Jakarta 2017 akan berlangsung dua putaran. Pada putaran pertama pasangan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat ada di posisi teratas.

“Pilkada berpotensi dua putaran. Ahok dan Djarot ada diposisi pertama dengan perolehan 31,4 persen,”ucap Tim Peneliti LSI, Adjie Alfraby.

Kemudian, pada posisi kedua disusul oleh pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga dengan raihan suara 21,1 persen. Sedangkan pasangan Agus dan Sylviana berada di posisi ketiga dengan perolehan suara 19,3 persen.

“Sedangkan 28,2 persen masih rahasia atau belum memutuskan,”ucap dia.

Meskipun begitu, ditegaskan Adjie semua pasangan bakal calon mempunyai potensi gugur pada putaran pertama. Termasuk, Ahok yang merupakan calon petahana dan dari hasil survei dinyatakan unggul pada putaran pertama.

“Siapapun calon saat ini punya potensi masuk ke putaran kedua, dan semua calon termasuk Ahok pun berpotensi akan gugur di putaran pertama,”tutup Adjie.

Survei dilakukan kepada 440 responden pada 22 September sampai 2 Oktober 2016. Wawancara dilakukan tatap muka dengan metode multistage random sampling.

COMMENTS

Leave a Comment