Duterte Akan Berlaku Larang Merokok Di Negaranya

Beritaterkini.biz – Berita Terkini, Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, berencana mengeluarkan dekrit larangan merokok menyeluruh bagi warganya. Aturan ini berlaku di seluruh ruang publik, baik area dalam maupun luar ruangan.

Duterte pernah memberlakukan kebijakan serupa di Kota Davao, ketika dia masih menjabat sebagai walikota.

“Apa yang telah dilakukan di Davao harus diterapkan secara nasional,” ujar menteri kesehatan, Pauline Ubial di hadapan pers, Selasa (11/10).

“Tidak akan ada lagi orang yang merokok di tempat umum, baik itu area indoor ataupun outdoor. Taman, halte bus, dan bahkan di dalam kendaraan. Semua tempat itu termasuk definisi ruang publik,” lanjutnya.

Baca Juga : Iran Berikan Hukuman Gantung Kepada 20 Tahanannya

Usai pemerintah Filipina mengumumkan aturan merokok, Duterte dalam kesempatan lain kembali menyerukan deklarasi perang terhadap pengguna narkoba di negaranya. Secara terang-terangan presiden kontroversial itu bersumpah akan menghabisi tiga juta pecandu narkoba.

“Saya akan ‘senang’ membantai semua pecandu narkoba di negara ini,” ungkap Duterte.

Sejak Duterte menjabat selama 100 hari terakhir, lebih dari 3.600 orang telah tewas atas nama perang narkoba. Mereka ditembak mati dalam operasi polisi atau oleh pasukan yang tidak jelas afiliasinya. Artinya rata-rata ada 36 orang ditembak mati tanpa peradilan dini hari sejak Juni lalu. Imbas dari operasi tersebut, dilaporkan 732 ribu pecandu narkoba dari seluruh wilayah Filipina menyerahkan diri kepada polisi untuk mengikuti rehabilitasi.

Duterte pernah menyebut operasi pembantaian pecandu narkoba serupa dengan Holocaust Nazi terhadap etnis Yahudi di Eropa selama Perang Dunia II. Ucapannya itu mengundang kemarahan publik internasional, sehingga kemudian dia meminta maaf.

( Berita Terkini )

COMMENTS

Leave a Comment