Survey IPO Ungkap 63 Persen Masyarakat Puas Dengan Kinerja Presiden Prabowo Subianto

Berita Terkini – Seperti yang kita tahu, saat ini Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka telah resmi menjabat selama kurang lebih sekitar 1 tahun lebih 10 bulan.

Sebagai informasi bahwa waktu 1 tahun lebih 10 bulan bukanlah waktu yang singkat, dan waktu tersebut seharusnya menjadi waktu yang cukup matang untuk pemimpin dapat merealisasikan seluruh program-nya untuk memajukan perekonomian negara dan menyejahterakan seluruh masyarakat Indonesia,

Diketahui, saat ini telah terdapat sejumlah program unggulan Prabowo-Gibran yang telah berjalan dengan cukup lancar, program tersebut meliputi Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis (CKG), Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggulan, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Swasembada Pangan, dan Swasembada Energi.

Tidak dapat dipungkiri, meskipun saat ini telah ada sejumlah program unggulan yang telah berjalan, tetapi yang namanya kebocoran dan kegagalan tersebut pasti ada.

Oleh karena itu, saat ini Presiden Prabowo Subianto telah berkomitmen bahwa dirinya akan memperbaiki tata kelola pemerintahan termasuk program unggulan yang kurang berkenan di hati dan mata masyarakat Indonesia.

Presiden Prabowo Subianto mengaku bahwa seluruh program unggulan adalah bentuk nyata kepedulian pemerintahan terhadap kemajuan negara dan kesejahteraan masyarakat.

Meskipun pemerintah berkomitmen akan memperbaiki tata kelola pemerintahan internal dan program unggulan, khususnya program MBG, tetapi pada realitanya saat ini terdapat sebagian masyarakat yang kontra dan menolak program unggulan Prabowo-Gibran.

Banyak masyarakat juga yang bertanya-tanya tentang seberapa besar masyarakat yang pro dan kontra akan program unggulan pemerintahan Prabowo-Gibran.

Baru-baru ini, pihak Lembaga Penelitian Indonesia Political Opinion (IPO) telah resmi merilis hasil penelitian menggunakan metode survei yang dilakukan pada 27 Juli-3 Agustus 2026. Tentang tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Hasil penelitian yang dilakukan oleh IPO menyatakan bahwa terdapat 57 persen responden yang puas, dan terdapat 6 persen responden yang menyatakan sangat puas dengan kinerja Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Dengan demikian, maka tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Prabowo-Gibran resmi mencapai 63 persen.

Sedangkan, responden yang menyatakan tidak puas berada di angka 30 persen, dan sangat tidak puas berada di angka 5 persen, dan 2 persen sisanya menjawab tidak tahu atau tidak menjawab.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah mengatakan, tingkat kepuasan pada pemerintah berada situasi stabil, masih didominasi tingkat kepuasan dibanding yang tidak, ini indikasi jika mayoritas masyarakat masih melihat upaya pemerintah bekerja dalam koridor yang benar.

Terdapat sejumlah faktor yang mempengaruhi hasil survey kinerja tersebut, sejumlah faktor yang dimaksud ialah meliputi program MBG, pemberantasan korupsi, pemberian bantuan sosial, dan Kopdes Merah Putih.

 

Bangun Ribuan Jembatan

Presiden Prabowo Kerahkan TNI Bangun 300 Ribu Jembatan di Seluruh Indonesia

Presiden Prabowo Subianto mengatakan, saat ini telah terdapat prestasi-prestasi nyata pada masa jabatan pemerintahannya, salah satu yang dapat dijadikan contoh ialah keberhasilan pembangunan 2.500 jembatan di seluruh desa-desa Indonesia.

Presiden Prabowo Subianto menjelaskan, dana desa sudah kita berikan, sudah berjalan 10 tahun, Rp 1 miliar satu desa dalam satu tahun. Jembatan di desa harganya mungkin rata-rata Rp 400 juta, Rp 700 juta, Rp 800 juta, yang besar mungkin Rp 2 miliar hingga Rp 3 miliar.

Bukan hanya pembangunan infrastruktur jembatan saja, tetapi Presiden Prabowo Subianto juga akan membangun pemerataan teknologi di seluruh desa Indonesia, jadi mindsetnya harus dirubah, desa sudah tidak lagi kawasan tertinggal, tetapi desa dapat dijadikan sebagai tempat modern, maju, ekonomi unggul, dan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam acara Peluncuran dan Bedah Buku 10 Karya Nyata untuk Negeri Setengah Abad karya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).