MUI Harap Ahok Minta Maaf Mengenai Ucapan Terkait Surat Al-Maidah 51

Beritaterkini.bizBerita Terkini, Jakarta – Pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang menyinggung mengenai surat Al-Maidah ayat 51 saat berdialog dengan warga Kepulauan Seribu pada Rabu (30/9) lalu menimpulkan polemik. MUI berharap Ahok segera meminta maaf supaya persoalan ini tidak berkepanjangan.

Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Sa’adi mengatakan, dirinya merasa kecewa dengan pernyataan Ahok yang bernada melecehkan saat menyinggung surat Al-Maidah 51. Menurutnya, tidak etis mengomentari keyakinan agama lain.

“Palagi komentarnya terhadap ajaran agama itu salah,”ucap Zainut.

Zainut mengatakan, sebagai pejabat publik, Ahok tidak layak berkomentar yang meyinggung mengenai keyakinan agama umat lainnya. Dia cemas komentar Ahok mengenai Al-Maidah 51 itu dapat mengganggu harmoni kehidupan umat beragama walaupun dia melihat ada pro dan kontra di kalangan masyarakat.

Baca Juga: Ahok: Plt Tidak Dapat Atur APBD.

“Walaupun apa yang dia (Ahok) katakan ada perbedaan pemahaman di kalangan ummat Islam, tapi menurut saya tetap aja dia tidak pantas lantaran dia merupakan penganut agama lain dan tidak menyakini ajaran agama itu,”ucap Zainut.

“Saya mengharapkan beliau (Ahok) segera untuk menyampaikan permintaan maaf sebelum persoalannya melebar ke mana-mana,”tambahnya.

Zainut menyambungkan, dirinya menekankan komentarnya ini tidak ada urusannya dengan urusan Pilgub DKI Jakarta 2017. Anjuran supaya Ahok meminta maaf ini semata-mata sebagai teguran supaya Ahok ke depan lebih berhati-hati dalam berbicara.

“Ke depan Ahok mesti lebih hati-hati lah, lebih wise dalam bicara. Kan ada aturan main di Pilkada, jangan sampai masuk pada wilayah isu SARA. Ini mesti sesuai. Soal agama kan isu yang sensitif. Ini mesti jadi perhatian semua. Mari kita kedepankan kepentingan nasional dengan kerukunan umat beragama,”jelasnya.

Leave a Comment