Banyak Pejabat Yang Meminta Untuk Diperlancar Saat Ujian Masuk IPDN

Beritaterkini.biz – Berita Terkini, Gubernur Institut Pemerintahan Dalam Negeri Ermaya Suradinata mengungkap banyak petinggi tinggi memohon untuk meloloskan anaknya dalam penerimaan jadi Praja IPDN, namun tidak diterima.

” Ada pejabat tinggi, ” ujar Ermaya waktu di tanya wartawan perihal ada atau tak pejabat yang memohon anaknya untuk diloloskan jadi praja IPDN setelah pengukuhan 897 Muda Praja IPDN di Universitas IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (10/9).

Ia menyampaikan bahwapetinggi yang menjadi rekan dekatnya sempat juga memohon untuk memperlancar sistem penerimaan masuk IPDN, namun tidak diterima lantaran system penerimaan melibatkan beragam lembaga termasuk juga dipantau Komisi Pemberantasan Korupsi.

Akibat tak dapat menolong permintaannya itu, kata dia, jalinan sebagai rekan jadi kurang baik.

” Ada pula sahabat saya yang sampai kini baik-baik jadi tak baik ada juga, meskipun sahabat namun saya tak dapat membantu, ” tuturnya.

Ia mengemukakan untuk yg tidak lolos sistem penerimaan masuk IPDN supaya bisa ikuti kembali tahun depan.

” Kami tak dapat kurangi maupun memberi, ” tuturnya.

Ia menerangkan perekrutan diberlakukan system komputerisasi, tak seutuhnya diadakan IPDN, namun melibatkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara, Tubuh Kepegawaian Nasional termasuk juga memperoleh pengawasan dari KPK.

Terkecuali perekrutan dengan cara on-line, kata dia, mencakup juga tes administratif, pertandingan basic, psikologi serta kesehatan dengan hasil kelulusan segera diberitahukan pada peserta.

” Telah terpantau oleh orang-orang serta yang berkaitan sudah mengetahui lulus serta tak lulus, bila ada pihak lain yang menginginkan meluluskan itu tak dapat kita bantu, ” tuturnya.

Ia memberikan perekrutan praja IPDN dengan system seperti itu adalah bukti kalau sistem seleksi tak ada pihak yang mengintervensi.

Sepanjang aplikasi system perekrutan itu, kata Ermaya, instansi yang di pimpinnya sepanjang dua th. itu memperoleh penilaian tercatat dari KPK sebagai penyelenggaran pemerintah yang baik serta bersih.

” Kami bisa penghargaan dari KPK dengan cara tercatat yang menyebutkan, memberi animo penerimaan IPDN tak ikut serta dalam kekeliruan, ” tuturnya.

( Berita Terkini )

COMMENTS

Leave a Comment