Presiden Joko Widodo Kumpulkan Puluhan Relawan Untuk Bukber di Istana dan Membahas Isu Politik Saat Ini

Berita Terkini – Seperti yang kita tahu, saat ini isu kecurangan Pemilu 2024 sangat menghebohkan masyarakat dan politikus di Indonesia.

Isu kecurangan Pemilu 2024 mulai muncul dan heboh sejak adanya film dokumenter berjudul “Dirty Vote 2024”.

Film tersebut menceritakan bahwa terdapat beberapa kecurangan yang terjadi di Pemilu 2024, khususnya pada era pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Setelah film tersebut viral, akhirnya banyak mahasiswa dan aktivis yang menggelar aksi demo dan menyalahkan kebijakan dari Presiden Joko Widodo.

Bahkan, Paslon Capres Nomor Urut 03 Ganjar Pranowo juga mengatakan bahwa terdapat beberapa kecurangan yang terjadi di Pemilu 2024 ini, pasalnya suara yang didapatkannya sangat rendah, sedangkan suara PDIP sangatlah tinggi dari jumlah total TPS yang ada di Indonesia.

Paslon Capres Nomor Urut 03 Ganjar Pranowo juga mengaku bahwa pihaknya akan menggulirkan hak angket untuk mengusut tuntas kecurangan yang ada di Pemilu 2024.

Sebagai informasi bahwa hak angket merupakan hak DPR melakukan penyelidikan terhadap pelaksanaan Undang-Undang atau kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan hal penting, strategis, dan berimplikasi luas pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang diduga bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

Baru-baru ini, Deputi Hukum Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud Md resmi datang ke Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menggugat permohonan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2024.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Ketua TPN Arsjad Rasjid mengumumkan bahwa pihaknya meminta MK untuk mendiskualifikasi paslon 02, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Presiden Joko Widodo resmi mengundang 30 relawannya untuk hadir dalam acara buka bersama (bukber) di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin 1 April 2024.

Acara buka bersama tersebut digelar bukan semata-mata untuk hanya makan bersama saja, melainkan untuk berdiskusi mengenai isu politik di Indonesia saat ini.

Ketua Umum Relawan Jokowi Mania (JoMan), Immanuel Ebenezer mengatakan, Presiden Joko Widodo mengumpulkan puluhan relawannya untuk meminta masukan-masukan tentang isu politik saat ini.

Immanuel Ebenezer mengaku bahwa sebenarnya ada ribuan relawan Jokowi yang masih setia sampai saat ini, tetapi pada hari ini yang hadir hanyalah para ketua-ketua relawan dari organisasi saja.

Ketua Relawan Bara JP Utje Gustav mengatakan, para relawan diundang langsung oleh Presiden Joko Widodo melalui aplikasi WhatsApp.

Berikut para relawan yang diundang oleh Presiden Joko Widodo untuk buka bersama di Istana Kepresidenan:

  1. Budi Arie Setiadi (Projo)
  2. Handoko (Projo)
  3. Panel Barus (Projo)
  4. Utje Gustaaf Patty (Bara JP)
  5. Abdul Hafid Permana (Kornas Jokowi)
  6. Wignyo Prasetyo (Mappan)
  7. Silver Matutina (Solmed)
  8. Michael Umbas (ABJ)
  9. Kris Budiharjo (RKIH)
  10. Dewi Sartika (JPKP)
  11. Sinar Sinta (GK Ladies)
  12. Joanes Joko (Duta Jokowi)
  13. Putri Kuswisnu Wardhani (Pertiwi)
  14. Nizar Ahmad Saputra (Samawi)
  15. Sweta Melani (Trisaksti)
  16. Darmizal (Rejo)
  17. Kelik Wiryawan (GK)
  18. KP Norman (Pernusa)
  19. Aminuddin Ma’ruf (Samawi)
  20. Wisnu Broto/Solo (Sekabel)
  21. Jefry (Posraya)
  22. Prof Iman Raharjo (Sedulur Jokowi)
  23. Emannuel Ebenezer (Jokowi Mania)
  24. Yannes Yosua Frans (We Love Jokowi)
  25. Heri Sosyawan (Josmart)
  26. Nio Suprapto (Ex Partai Pelopor)
  27. Ika Wiweka (Pas Gibran)
  28. Bimbim (Sepeda)
  29. Merry (Garamiro)
  30. Elis
  31. Dadang Kerta/Daeng (LCT)
  32. Roy Maningkas (Tim 8)
  33. Miko Napitupuli (Rumah Nusantara)
  34. Sigit Widyawan

 

Sekjen PDIP Sebut Pencalonan Gibran Seperti Sopir Truk Penyebab Kecelakaan

RRI.co.id - Sekjen PDIP: Keterbukaan Informasi Partai Politik Sangat Penting

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai Cawapres merupakan hal yang buruk dan seperti layaknya sopir truk yang menyebabkan kecelakaan beruntun di Gerbang Tol (GT) Halim Utama.

Hasto Kristiyanto menjelaskan, sopir truk penyebab kecelakaan dan Gibran Rakabuming Raka mempunyai satu kesamaan, yaitu krisis kedewasaan.

Hasto Kristiyanto juga menjelaskan bahwa sopir truk penyebab kecelakaan di GT Halim adalah sopir yang belum mempunyai SIM serta masih berusia 17 tahun, dan sopir truk tersebut juga mempunyai dua krisis.

Krisis pertama ialah sopir truk telah menyerempet kendaraan lain, dan krisis kedua ialah sopir truk belum cukup umur untuk mengemudikan kendaraan besar.

Hal tersebut dapat di ibaratkan layaknya pencalonan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Mahkamah konstitusi (MK), pasalnya Gibran Rakabuming Raka belum cukup umur untuk memenuhi kriteria dan syarat yang berlaku untuk menjadi Wakil Presiden.

 

Tanggapan Gibran Rakabuming Raka

Digugat Pemilu Ulang tanpa Dirinya, Ini Jawaban Gibran | Republika Online Mobile

Wakil Presiden terpilih Pemilu 2024, Gibran Rakabuming Raka turut memberikan tanggapan atas pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang menyamakan dirinya dengan sopir truk yang menyebabkan kecelakaan di GT Halim Utama.

Gibran Rakabuming Raka mengatakan, saya ikut Pak Hasto, terima kasih atas semua masukannya.

Gibran Rakabuming Raka juga meminta maaf kepada Pak Hasto jika dirinya ada kesalahan.

Disisi lain, Gibran Rakabuming Raka juga menyebutkan bahwa dirinya masih banyak kesalahan, dan Pak Hasto yang paling oke.

COMMENTS

Comments are closed.