Diduga Karena Kekurangan Oksigen, Terdapat 60 Anak Meninggal Di Rumah Sakit Di India.

Beritaterkini.bizBeritaterkini, Dilaporkan sedikitnya terdapat 60 pasien anak-anak meninggal dalam waktu lima hari di Rumah Sakit Baba Raghav Das, sebuah rumah sakit pemerintah di Distrik Gorakhpur pada Negara Bagian Uttar Pradesh, India.

Banyak orang meninggal karena diduga kekurangan oksigen. Menjadi sebuah kekhawatiran, dikarenakan jumlah korban dapat bertambah terus.

Otoritas setempat mengatakan bahwa telah melakukan penyelidikan penyebab dari kematian 60 pasien tersebut. Akan tetapi, mereka membantah bahwa pasien tersebut meninggal dikarenakan kekurangan oksigen.

Media India mengungkapkan bahwa terdapat 30 anak meninggal pada Kamis (10/8/2017) dan Jumat (11/8/2017) seusai suplai oksigen rumah sakit tersebut terganggu. Gangguan terhadap pasokan oksigen diduga karena rumah sakit tersebut memiliki tagihan yang belum dibayar.

“Kami sudah menyelidiki dan laporan awal akan keluar hari ini. Ya, terdapat 60 pasien meninggal dirumah sakit dalam lima hari terakhir, akan tetapi kami tidak menganggap laporan tersebut berhubungan dengan laporan kekurangan oksigen,” ucap pejabat Gorakhpur, Anil Kumar kepada AFP.

Kepala Menteri Negara Bagian, Yogi Adityanath memberikan perintah penyelidikan mengenai peristiwa kematian yang dianggap tidak wajar tersebut. Selain daripada itu disebutkan pula dalam pernyataan Yogi, 60 kematian terjadi di bangsal anak-anak di rumah sakit tersebut selama lima hari sejak Senin (7/8/2017).

Terdapat 23 anak meninggal pada Kamis, menurut pernyataan Yogi, hal tersebut dikarenakan rendahnya tekanan suplai oksigen cair dan sebanyak 52 tabung oksigen cadangan yang telah dipakai.

Koran The Hindustan Times pada Sabtu (12/8/2017) menunjukan adegan kacau pada saat dirumah sakit tersebut dikarenakan pasokan oksigen terganggu.

Koran tersebut menuliskan bahwa rumah sakit sakit terbesar di Distrik Gorakhpur tersebut kehabisan oksigen sekitar pukul 1.00 pagi sehingga menimbulkan kekacauan yang menyebabkan banyak orang meninggal.

( Berita Terkini )