Presiden Prabowo Subianto Komitmen Bangun Indonesia Menjadi Mandiri Energi

Berita Terkini – Seperti yang kita tahu, sejak beberapa tahun yang lalu, negara Indonesia telah kebergantungan terhadap eneri fosil.

Sebagai informasi bahwa energi fosil terbagi menjadi beberapa jenis dan kategori di dalamnya, seperti batu bara, minyak bumi, dan gas alam, yang murni terbentuk dari sisa-sisa mahkluk hidup yang purba sejak beberapa juta tahun yang lalu.

Diketahui, energi fosil sering digunakan dalam berbagai jenis sektor di dunia, seperti sektor industri, transportasi, pembangkit listrik, produksi plastik bahan kimia, pemanas rumah tangga, dan bahan baku sektor petrokimia.

Karena manfaatnya yang sangat luar biasa dan dibutuhkan oleh banyak orang, maka banyak negara di dunia yang berbondong-bondong untuk melakukan tambang energi fosil di sejumlah negara, salah satunya ialah negara Indonesia.

Meskipun dikenal mempunyai banyak manfaat, tetapi siapa sangka bahwa energi fosil masuk dalam kategori Sumber Daya Alam (SDA) tak terbarukan dan tidak ramah lingkungan.

Berdasarkan laporan dari sejumlah penelitian, maka dijelaskan bahwa SDA tak terbarukan dapat berpengaruh buruk terhadap lingkungan, seperti contoh kerusakan hutan, polusi udara (gas rumah kaca, hujan asam), pencemaran air dan tanah, kerusakan habitat para hewan liar dan punahnya keanekaragaman hayati, dan menimbulkan perubahan iklim serta pemanasan global.

Jika SDA tak terbarukan terus dieksploitasi secara terus-menerus, maka kerusakan lingkungan akan semakin masif, dan hal tersebut akan menimbulkan banyak musibah dan bencana alam bagi kehidupan manusia, contohnya ialah seperti banjir, tanah longsor, defortasi, dan krisis air bersih di sejumlah daerah.

Bahkan, saat ini sudah terdapat sejumlah daerah di Indonesia yang terkena dampak negatif dari adanya eksploitasi SDA secara masif dan terus-menerus.

Oleh karena adanya ancaman serius dari eksploitasi SDA, akhirnya pemerintah memutuskan untuk mulai mengembangkan SDA dan energi terbarukan di Indonesia.

Baru-baru ini, Presiden Prabowo Subainto mengumumkan bahwa program mandiri energi terbarukan akan menjadi program prioritas pemerintah.

Program mandiri energi merupakan program konsep energi ramah lingkungan dimana seluruh bahan bakarnya akan menggunakan tenaga surya (matahari, air, angin, dan biomasa.

Tujuan utama dari program mandiri energi ialah agar negara Indonesia tidak kebergantungan terhadap energi fosil dan energi dari pihak luar.

Program mandiri energi juga dinilai mampu mendorong negara Indonesia untuk menjadi negara ekonomi hijau dan mampu memaksimalkan potensi pemanfaatan EBT (Energi Baru Terbarukan).

Program mandiri energi yang akan dibangun dan direalisasikan oleh negara Indonesia ialah Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Presiden Prabowo Subianto mengatakan, program mandiri energi diestimasikan dapat tercapai dalam lima tahun ke depan.

Presiden Prabowo Subianto mengaku bahwa pemerintah telah sungguh-sungguh dalam membangun energi mandiri, sehingga kita tidak perlu lagi melakukan impor energi dari luar.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan Infrastruktur Energi Terintegrasi RDMP Pertamina di Balikpapan, Kalimantan Timur.

 

Swasembada Pangan Jadi Contoh

Pemilik Sawah Bakal Full Senyum, Prabowo Mau Kasih 'Hadiah' Ini

Presiden Prabowo Subianto sangat yakin bahwa program mandiri energi di Indonesia akan segera terwujud, contohnya adalah saat ini negara Indonesia telah berhasil mencapai swasembada sejumlah bahan pangan nasional.

Keberhasilan program swasembada pangan bukan semata-mata karena jeripayah satu pihak saja, melainkan seluruh pihak seperti pemerintah, masyarakat, dan swasta juga turut terlibat dalam keberhasilan swasembada pangan nasional.

Oleh karena itu, dalam program mandiri energi ini seluruh pihak harus turut berkontribusi agar program mandiri energi dapat segera terwujud.

Presiden Prabowo Subianto mengaku bahwa jika program mandiri energi dapat terwujud dalam lima tahun kedepan, maka program tersebut akan terus dilanjutkan hingga tahun ke-6 dan ke-7.

Disisi lain, Presiden Prabowo Subianto sangat bangga dan bahagia atas segala pencapaian yang telah kita lalui selama ini, dan kita tidak boleh berhenti serta puas sampai disini saja, melainkan ada  satu langkah lagi, di bidang energi, kita harus mampu menuju kemampuan kita untuk mandiri. Kemampuan kita untuk berdiri di atas kaki kita sendiri. Kita tidak boleh tergantung energi dari luar. Tidak boleh! Kita ingin merdeka, dan kita mampu. Kita memiliki semua, diberi karunia oleh Yang Maha Kuasa, tinggal kita mampu atau tidak sebagai bangsa.