Bupati Banyuasin Dibekuk KPK, Ini Tanggapan Mendagri

Beritaterkini.bizBerita Terkini, Jakarta – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyesalkan tertangkap tangannya Bupati Banyuasin, Sumatera Selatan, Yan Anton Ferdian oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Disayangkan masih adanya kepala daerah yang kena operasi tangkap tangan kasus suap proyek daerah. Mestinya hati-hati,”ucap Tjahjo dalam keterangan tertulisnya, Minggu (4/9).

Mengadri mengingatkan kalau kepala daerah dipilih langsung oleh rakyat. Mestinya kepercayaan para pemilih tidak dikhianati dengan melakukan praktik korupsi.

“Kasian pemilihnya dalam pemilihan kepala daerah yang lalu,”ucap Tjahjo.

Tjahjo masih menanti pengumuman resmi dari KPK untuk mengambil keputusan mengenai status Yan Anton sebagai Bupati Banyuasin.

Ketua KPK, Agus Rahardjo, sebelumnya membenarkan adanya penangkapan terhadap Yan Anton Ferdian.

Yan dibekuk dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Sumatera Selatan, Minggu (4/9).

Selain Yan, penyidik juga membawa tiga orang lainnya.

Tetapi, Agus belum dapat memberikan keterangan mengenai indentitas ketiga orang itu dan kasus apa yang melibatkan Yan.

Agus mengatakan, pihaknya bakal memberikan penjelasan dalam jumpa pers yang digelar pada Senin (5/9).

“Banyuasin, tunggu konpers besok,”ucap Agus ketika dihubungi, Minggu.

Rencananya, Yan dibawa ke Jakarta oleh penyidik KPK usai menjalani pemeriksaan di Dirkrimsus Polda Sumatera Selatan.

COMMENTS

Leave a Comment