Dalam Peristiwa Ledakan Bom Philipina Tidak Ada Korban WNI

Beritaterkini.biz – Berita Terkini, Ledakan bom yanh terjadi pada kawasan Pusat Perbelanjaan Souvenir Aldevinco di dekat Kampus Universitas Ateneo de Davao di Kota Davao City, Filipina tadi malam. Dalam insiden mengakibatkan 12 orang tewas.

Dalam keterangan pers Sabtu (3/9), Konsulat Jenderal Republik Indonesia Davao mengatakan sampai saat ini tidak ada warga negara Indonesia menjadi korban pada peristiwa tersebut.

Akan tetapi KJRI akan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat untuk memperoleh informasi lainnya yang berkaitan dengan keselamatan WNI.

Pihak keamanan di Filipina juga masih menjalankan investigasi sehubungan dengan dugaan ledakan bom tersebut.

Presiden Rodrigo Duterte tengah berada di Davao saat bom terjadi namun dia jauh dari tempat kejadian. Duterte baru-baru ini menjadi sasaran target pembunuhan usai serangkaian tindakan kerasnya terhadap para pengedar dan pecandu narkoba.

Serangan bom itu terjadi di jalanan di luar hotel Marco Polo, tempat yang biasa Duterte datangi.

Pemerintah RI menyampaikan belasungkawa kepada Pemerintah Filipina dan Dukacita yang mendalam kepada keluarga korban.

Berdasarkan data Kementerian Luar Negeri jumlah WNI di seluruh Filipina pada waktu ini adalah 7.183 sementara itu di wilayah kerja KJRI Davao (Filipina bagian Selatan) ada 2.183 WNI.

( Berita Terkini )

COMMENTS

Leave a Comment