Akibat Doyan Isap Lem Aibon , Belasan Anak di Papua Putus Sekolah

Beritaterkini.biz – Berita Terkini, Gerakan Anti Narkotika (Granat) mencatat belasan anak di lokasi Kabupaten Manokwari, Papua Barat, putus sekolah akibat kecanduan menghirup lem Aibon. Persoalan ini selalu bertambah serta terang-terangan dikerjakan ditempat umum.

Ketua Granat Manokwari Romer Tapilatu di Manokwari menyampaikan, masalah penyalahgunaan lem Aibon di daerah itu ramai berlangsung pada anak-anak umur SD sampai SMP.

” Sejauh ini belum ada ketegasan pemerintah daerah dalam menanggapi masalah ini. Orang-orang juga seakan-akan acuh serta berasumsi masalah ini sebagai hal yang umum, ” tuturnya.

Menurut dia, keadaan ini sangatlah memprihatinkan. Apabila terus dibiarkan, jumlah pemakai akan terus bertambah, begitu juga dengan anak-anak yang putus sekolah. Sebab hasil investigasi yang dilaksanakan menyatakanpemakai lem Aibon di Manokwari telah kian lebih 60 orang. Dari angka itu, belasan anak yang putus sekolah itu rata-rata masihlah duduk di bangku SD serta SMP.

” Mereka bergaul ditempat umum, perbuatan hirup lem dikerjakan tanpa ada melihat tempat. Bisa saja jika anak-anak lain mereka pengaruhi untuk lakukan hal yang sama, ” tutur Romer.

Dia menerangkan, bahan kimia yang terdapat pada lem itu menyebabkan dampak jelek pada kesehatan baik fisik ataupun mental. Bila dilewatkan, masalah ini dapat mengakibatkan kerusakan anak-anak Papua serta hari esok mereka.

” Sosialisasi telah kami kerjakan baik di kelompok orangtua ataupun sekolah. Tetapi hal semacam itu belum dapat mengatur tingkah laku anak-anak yang telah terlanjut kecanduan, ” terangnya.

Romer mengharap peran pemerintah daerah, orangtua, guru, aparat kepolisian, pihak gereja serta masjid untuk keduanya sama memberantas fenomena itu. Pemda bisa mengerahkan personil Polisi Pamong Praja untuk merazia serta lakukan pembinaan pada anak-anak yang didapati hirup Aibon.

” Ingin hingga kapan masalah ini kita biarlah. Pemakai Aibon berkeliaran dimana saja mereka ingin, lem juga dengan gampang dapat dibeli di toko bangunan, ” tutupnya.

( Berita Terkini )

COMMENTS

Leave a Comment