Kumpulan Penyakit Yang Bermula Pandemi Menjadi Endemi

Berita Terkini – Beribu-ribu tahun yang lalu, manusia sudah mengalami berbagai penyakit yang menular.

Penyakit menular ini digolongkan dengan berbagai penyebutan, yaitu Pandemi, Endemi, dan Epidemi.

Penggolongan ini ditentukan dengan seberapa luas tingkat penyebaran penyakit tersebut.

Berikut pengertian dari Pandemi, Endemi, Epidemi :

  • Pandemi, kita bisa menyebut Pandemi jika, penyebaran penyakit berlangsung sangat cepat serta terjadi secara mendadak, dan terjadi dibeberapa negara dan benua.
  •  Endemi, kita bisa menyebut Endemi jika, penyebaran penyakit hanya terjadi di wilayah tertentu, contohnya adalah penyakit malaria Papua, dan penyakit lainnya yang hanya menyebar di daerah tersebut serta memiliki frekuensi dan jumlah kasus yang rendah.
  •  Epidemi, kita bisa menyebut Epidemi jika, penyebaran penyakit terjadi dengan cepat di wilayah atau negara tertentu dan mempengaruhi populasi penduduk.

Lalu virus Covid-19 yang digolongkan sebagai Pandemi saat ini akankah menjadi Endemi ?

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan, diprediksi pandemi Covid-19 bisa berubah menjadi endemi pada tahun 2022.

Berikut kumpulan penyakit yang tergolong pandemi lalu menjadi endemi :

 

1. Black Death (1346-1353)

Belajar dari Black Death, Wabah Maut Sebelum COVID-19

Black Death adalah wabah pes yang digolongkan pandemi, penyakit ini mengakibatkan kematian yang tinggi sampai 50 juta jiwa yang gugur akibat wabah ini, penyakit ini berlangsung pada abad ke-14.

Para ilmuwan meneliti wabah ini, penyakit ini diduga menyebar karena bakteri yang disebut dengan Yersinia Pestis.

Penyakit ini menjadi pandemi yang berlangsung selama 4 tahun.

Pada 13 Oktober 2017, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, wabah Black Death mampu diobati hanya dengan antibiotik serta tindakan pencegahan standart guna mencegah infeksi penyakit ini.

Setelah diteliti, Wabah ini bermula karena gigitan kutu yang terinfeksi Basil pes, Yersinia Pestis.

Gigitan ini masuk melalui sistem limfatikmelewati kelenjar getah bening lalu mereplikasi tubuhnya sendiri.

Pada infeksi yang parah, kelenjar getah bening akan meradang dan berubah menjadi luka yang berisi nanah.

Usai ditemukan obatnya, Black Death berubah menjadi endemi pada tahun 1990, dan hanya terjadi di Afrika, Asia, dan Amerika Serikat.

 

2. Flu Spanyol (1918-1920)

Virus corona dan pandemi flu Spanyol: Wabah pada 1918 menewaskan 50 juta orang, bagaimana perubahan dunia saat itu dan apa yang dapat dipelajari sekarang? - BBC News Indonesia

Wabah selanjutnya ialah Influenza, atau yang biasa disebut dengan flu Spanyol.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), pandemi flu Spanyol terjadi pada tahun 1981.

Flu Spanyol ini terjadi usai Perang Dunia 1.

Penyakit ini menyerang manusia hingga dua tahun lamanya, menyebabkan kurang lebih 50 juta jiwa yang meninggal akibat flu ini.

Diduga flu Spanyol ini disebabkan oleh unggas yang bernama virus H1N1.

Virus ini ditemukan pada tahun 1981, dan orang pertama yang terinfeksi adalah personel militer AS.

Pada tahun 2009, WHO menetapkan virus H1N1 sebagai pandemi, karena penyebarannya sangat luas di berbagai negara dan benua.

Pada 10 Agustus 2010, WHO mengumumkan pandemi influenza H1N1 sudah tergolong menjadi endemi, karena sudah berakhir dan hanya terjadi dibeberapa wilayah saja.

 

3. Flu Asia (1957-1958)

Ahli Virologi Mengantisipasi Flu Asia, tetapi Pemerintah AS Abai

Flu Asia pertamakali terjadi di Asia Timur dan menyebar luas sehingga disebut pandemi.

Virus H2N2 ini berasal dari virus flu burung A.

Virus ini pertama terdeteksi di negara SIngapura pada Februari 1957, Hong kong pada April 1957, dan ada dipesisir Amerika Serikat pada Juni 1957.

Pandemi flu burung ini menyebabkan angka kematian 1,1 juta jiwa di dunia.

Para ilmuwan dunia meneliti dan mencoba untuk membuat membuat obat penawar flu burung ini.

Pada tahun 1966, FDA melisensikan amantadine, sebagai obat antivirus profilaksis terhadap flu burung.

Setelah obat dikembangkan, pada tahun 1994 penggunaaan Rimantadine yang berawal dari amantadine berhasil untuk menangkal virus flu burung ini, dan WHO telah mengubah pandemi ini menjadi endemi.