Kenali Penyakit Osteoporosis

Berita Terkini Seperti yang kita tahu, banyak orang yang terserang penyakit osteoporosis.

Penyakit ini perlu diwaspadai sejak dini, karena, penyakit tulang ini akan mengalami proses yang cukup lama.

Osteoporosis terjadi secara tiba-tiba, dan biasanya dianggap remeh sang penderita karena belum merasakan puncak sakit dari penyakit ini.

Banyak penyebab yang terjadi karena penyakit ini, dan masing-masing orang mempunyai gejala yang berbeda-beda.

Osteoporosis ini terjadi karena adanya penurunan kepadatan tulang, hal ini terjadi karena tubuh tidak sanggup mengatur kandungan mineral dalam tulang, dan terjadi kerusakan pada bagian dalam tulang.

Oleh karena itu, bila dibiarkan dan tidak segera ditangani maka tulang akan mengalami keropos dan rentan patah.

Kebanyakan orang tidak sadar bahwa ia mengalami penyakit ini, karena tidak ada gejala atau tanda-tanda lahiriah.

Osteoporosis biasanya dikenali banyak orang dengan adanya retak pada tulang, atau cedera saat melakukan sesuatu, dan pernah terjatuh.

Banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya osteoporosis, bisa terjadi karena genetik atau gaya hidup, kepadatan tulang akan dialami oleh seseorang mulai dari usia 20. Tetapi seiring berjalannya waktu, kepadatan tulang sendiri justru berisiko rentan pudar.

 

Macam-macam gejala osteoporosis

 

Berikut gejala-gejala yang akan dialami seseorang bila terserang penyakit osteoporosis :

  1. Postur tubuh tidak bagus. Seseorang merasa tubuhnya berubah bentuk, ini merupakan tanda terbesar yang dialami seseorang saat terserang osteoporosis. Hal ini disebabkan oleh vertebra yang dipengaruhi akan hilangnya massa tulang.
  2. Tinggi badan berkurang. Gejala selanjutnya yang sering dialami adalah berkurangnya tinggi badan. Hal ini disebabkan karena hilangnya massa tulang belakang akibat osteoporosis.
  3. Tulang mudah rapuh. Gejala osteoporosis ini sering dialami karena peningkatan dalam kerapuhan tulang. Bila sudah mencapai puncaknya sebaiknya perlu konsultasi ke dokter dan segera diobati.
  4. Merasakan nyeri otot dan sendi. Gejala ini paling sering terjadi dikalangan usia 30-an. Bila mengganggu aktivitas sebaiknya perlu pemeriksaan lebih lanjut.
  5. Punggung terasa sakit. Hal ini terjadi karena tulang yang lemah akibat osteoporosis dan menyebabkan tulang belakang rentan patah atau retak. Hal ini dikonsultasikan ke dokter dan ditangani lebih lanjut.
  6. Malas bergerak. Bagi seorang remaja-dewasa yang malas berolahraga dan jarang sekali bergerak, bisa mengakibatkan osteoporosis.

 

Penyebab terjadinya osteoporosis

Osteoporosis: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi | Lifepack.id

Banyak faktor yang mempengaruhi penyebab terjadinya osteoporosis.

Berikut faktor-faktor yang terjadi karena alamiah :

  1. Jenis kelamin. Penyebab umum adalah jenis kelami, osteoporosis rentan terjadi pada wanita, hal ini terjadi saat wanita berusia 35 tahun, maka kadar hormon estrogen akan menurun.
  2. Usia. Penyebab selanjutnya terjadi karena faktor usia. Saat seseorang memasuki usia 75-85 tahun atau bisa disebut dengan lansia, maka ia akan mengalami kehilangan matriks tulang trabekular karena proses penurunan, bahkan pada wanita lansia akan memiliki risiko 2 kali lipat.
  3. Keturunan. Faktor berikutnya disebabkan oleh genetik. Bila keluarga kita memiliki osteoporosis sejak dulu maka akan menurun pada keturunannya.

Osteoporosis tidak hanya disebabkan oleh alamiah saja tetapi juga disebabkan karena gaya hidup.

Berikut faktor-faktor yang terjadi karena gaya hidup :

  1. Mengonsumsi daging dan minuman bersoda. Penyabab yang umum karena gaya hidup adalah seringnya mengonsumsi daging merah dan minuman yang bersoda. Makanan dan minuman ini mengandung fostor yang dapat merangsang terbentuknya hormon parathyroid dan menyebabkan lepasnya kalsium dari dalam darah.
  2. Minuman berkafein dan beralkohol. Minuman yang mengandung kafein dan alkohol juga dapat menyebabkan osteoporosis, kedua minuman ini bersifat racun bagi tubuh sehingga dapat menghambat proses pembentukanmassa tulang.
  3. Kekurangan kalsium. Penyebab yang terakhir yaitu kurangnya kalsium dalam tubuh. Jika tubuh kekurangan kalsium maka tubuh bereaksi mengeluarkan hormon yang akan mengambil kalsium dari bagian tubuh lain, tentunya juga mengambil kalsium yang ada didalam tulang.

Tips mencegah osteoporosis

5 Manfaat Penting Minum Susu Setelah Olahraga yang Wajib Diketahui - Lifestyle Liputan6.com

Tentunya banyak orang yang tidak ingin mengalami osteoporosis.

Berikut tips dan trik cara mencegah osteoporosis sejak dini :

  1. Rutin berolahraga. Dengan olahraga kita bisa membentuk tulang lebih kuat lagi, bisa dengan latihan menahan beban, mendorong tubuh, joging. Latihan olahraga rutin ini dapat meningkatkan kekuatan dan fleksibilitas dan mengurangi kemnungkinan jatuh retak dan patah tulang.
  2. Berjemur di sinar matahari. Paparan sinar matahari langsung dapat menumbuhkan dan memproduksi vitamin D secara alami. Lakukan hal ini 10 menit dalam sehari dan sebelum jam 9 pagi karena matahari dibawah jam 9 sangat baik bagi kesehatan.
  3. Tidak merokok dan meminum alkohol. Kedua hal ini sangatlah berbahaya bagi tubuh dan dapat menimbulkan osteoporosis, jika anda ingin mengonsumsi alkohol disarankan tidak lebih dari 4,7 persen.

 

Cara mengobati osteoporosis

Tips Kesehatan: Obat Alami yang Efektif Mencegah Osteoporosis, Ramuan Black Cohosh hingga Akupuntur - Tribunnews.com Mobile

Seseorang yang terkena osteoporosis dan sangat menganggu aktivitas kesehariannya harus segera ditangani.

Pengobatannya sendiri digolongkan sesuai dengan faktor penyebabnya yaitu, usia, risiko keretakan, jenis kelamin, dan pernah jatuh sebelumnya.

Kalsium dan Vitamin D sangat penting bagi penderita osteoporosis. Pastikan anda mendapat kalsiumĀ  harian yang cukup, berikut perhitungan yang perlu dikonsumsi tubuh kita :

  • 1000 mg per hari untuk usia 19-50 tahun
  • 1200 mg per hari untuk usia di atas 50 tahun

Disisi lain anda juga harus mendapat asupan Vitamin D yang cukup dalam sehari, berikut perhitungan yang perlu dikonsumsi tubuh kita :

  • 200 IU per hari untuk usia 19-50 tahun
  • 400 IU per hari untuk usia 50-65 tahun
  • 600 IU per hari untuk usia di atas 65 tahun

Disisi lain, kita juga perlu mengonsumsi obat-obatan untuk penderita osteoporosis.

Berikut rekomendasi obat yang perlu dikonsumsi :

  • Bisphosphonate
  • Strontium renelate
  • Selective oestrogen receptor modulators (SERMs)
  • Hormon Paratiroid

Obat-obatan diatas tidak bisa dikonsumsi oleh sembarangan orang, kita perlu konsultasi dokter, obat apa yang benar untuk kita konsumsi, karena setiap penderita merasakan gejala yang berbeda-beda.