Partai Nasdem Ngaku Tidak Mengetahui Ahok Akan Deklarasi Besok

Beritaterkini.bizBerita Terkini, Jakarta – Balon (bakal calon) petahana Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok dijadwalkan bakal mengadakan pertemuan dengan Teman Ahok dan tiga partai pendukung yakni, Hanura, Nasdem dan Golkar besok. Rencananya, pertemuan itu untuk mengumumkan sikap Ahok untuk maju melalui independen atau partai politik.

Kabarnya, pertemuan pada 27 Juli besok dalam rangka untuk menyusun cara pemenangan sekaligus deklarasi. Tetapi, lantaran sejumlah pertimbangan politik, proses deklarasi batal dilakukan.

Politisi partai Nasdem, Taufiqulhadi mengaku pihaknya belum mengetahui mengenai pertemuan dan catatan yang bakal dilakukan oleh pendukung Ahok itu.

“Belum ada informasi (mengenai deklarasi). Kami juga belum mengetahui tentang pertemuan itu. Tetapi kami tidak ada sama sekali persoalan ada pertemuan atau tidak ada pertemuan,”ucap Taufiq di Komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (26/7/2016).

Anggota Komisi III DPR ini juga mengatakan, tidak bakal mempersalahkan keputusan Ahok mengenai maju di Pilgub DKI tahun depan. Partai Nasdem, sambungnya, memberikan kebebasan kepada Ahok untuk menentukan pilihannya maju melalui independen atau partai.

“Sebab kami sudah menyatakan mendukung Ahok itu telah final. Itu merupakan persoalan kemudian deklarasi dengan partai politik menurut saya. Diundang akan datang,”jelasnya.

Sebelumnya, Politikus Golkar Yorrys Raweyai mengakui, kalau tanggal 27 Julli ada pertemuan antara Ahok, relawan dan partai pendukung. hal ini telah dijadwalkan jauh hari, sekaligus halal bi halal sesudah Labaran.

“Pembahasan awal seminggu lalu, dijadwalkan besok tanggal 27 Juli. Dari semua instrumen pendukung Ahok, partai, kemudian Teman Ajok. Waktu pembahasan internal, menyusun cara pemenangan dan struktur harus bersama-sama, kurang lebih acaranya begitu,”ucap Yorrys ketika berbincang dengan beritaterkini.biz, Selasa (26/7/2016).

Yorrys membeberakan memang awalnya Ahok dijadwalkan deklarasi besok, untuk memilih jalur independen atau partai politik. CUma saja dengan pertimbangan politis, hal itu tidak jadi dilakukan.

“Jadwal semua gitu, kita deklarasi, tapi ada pertimbangan tidak usah, mengumumkan saja mungkin dukungan tim pemenangannya, struktur pemenangannya, inikan tim telah harus bekerja,”terang dia.

Meskipun demikian, Yorrys merasa percaya betul kalau Ahok bakal pilih menggunakan partai politik. Karena, konsekuensi jalur independen dirasa cukup ribet dan mepet.

“Ada dua pilihan jika pakai independen kan tanggal 3 Agustus harus sudah daftar ke KPU. Kalau partai politik maka September (daftar). Nah sekarang kalau pakai independen, mekanismenya bagaimana, orangnya gimana, inikan penggabungan partai dan relawan. Jika nanti pakai jalur partai politik, harus ada struktur, ketua tim pemenangan dibagi wilayah kerja, apa tanggung jawabnya,”sambung Yorrys.

COMMENTS

Leave a Comment