Vivo Sekarang Resmi Memperkenalkan Sidik Jari Untuk Layar Smartphone

Beritaterkini.bizBeritaterkini, Shanghai – Seperti yang sudah dilaporkan sebelumnya, Vivo digadang-gadang akan menjadi perusahaan yang pertama memperkenalkan pemindai sidik jari tepat pada layar smartphone.

Laporan tersebut dinyatakan benar dikarenakan perusahaan memperkenalkan teknologi ini di ajang Mobile World Congress (MWC) Shanghai 2017. Teknologi yang diberi nama Under Display Fingerprint Scanning Solution ini disebutkan menjadi yang pertama diperkenalkan ke publik oleh perusahaan smartphone.

Menurut Innovation Product Manager Vivo, Jay Hong, kehadiran dari teknologi tersebut tidak lepas dari penggunaan teknologi pemindai sidik jari kapasitif yang sudah mencapai batasnya. Maka dari itu, Vivo memilih untuk menawarkan sebuah terobosan yang baru.

“Lalu, yang kami pikirkan adalah membuat pemindai sidik jari tanpa tombol. Oleh sebab itu, kami mengembangkan pemindai sidik jari yang dibenamkan tepat pada layar smartphone,” ucapnya saat mengungkap teknologi anyar ini di Shanghai, Rabu (28//2017).

Under Display di buat berdasarkan teknologi sensor pemindai sidik jari dari Qualcomm. Memanfaatkan teknologi ultrasonik, sensor ini dibuat menembus layar OLED untuk mengenali sidik jari dari pengguna.

Baca juga : Nokia 6 Versi Internasional Akan Segera Melenggang

“Dengan menggunakan karakteristik teknologi ultrasonik, pemindai sidik jari ini juga memiliki kemampuan lebih baik dibanding teknologi kapasitif atau optikal yang digunakan pada kebanyakan teknologi pemindai sidik jari sekarang,” ucapnya.

Beberapa keunggulannya merupakan pemindaian sidik jari dapat di gunakan ketika perangkat dalam keadaan yang basah atau berdebu. Tidak hanya itu, ketika tangan pengguna juga basah sensor di ketahui masih dapat mengenali sidik jari pengguna.

“Mengingat tak lagi membutuhkan tombol fisik, terobosan ini memungkinkan smartphone memiliki screen to body ratio lebih besar. Bahkan, bukan tak mungkin pemindai sidik jari dapat diletakkan di bagian layar mana saja,” ucapnya melanjutkan.

Tidak hanya desain, penggunaan ultrasonik juga memungkinkan pemindai sidik jaridapat diperluas ke beberapa fungsi yang lainnya, bukan hanya sekadar untuk membuka perangkat.

Di ajang MWC Shanghai 2017 ini Vivo turut memperkenalkan DSP Photograhpy Solution yang cukup menjanjikan tangkapan gambar lebih apik. Selain daripada itu, perusahaan juga memperkenalkan teknologi anyar untuk chip decoding DAC.

( Berita Terkini )

Leave a Comment