Trump Mengancam Putuskan Hubungan Mitra Dagang Dengan Korut

Beritaterkini.bizBeritaterkini, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meningkatkan retorika ofensifnya. Namun, saat ini bukan hanya Korea Utara ( Korut) yang disasarnya, akan tetapi mitra dagang negara komunis itu.

Kantor berita Perancis, AFP, Senin (4/9/2017), mengungkapkan, Trump yang berkicau di Twitter bahwa AS sedang mempertimbangkan untuk memutuskan hubungan dagang dengan negara-negara yang juga berdagang dengan Korut.

Sebelumnya, Menteri Keuangan AS Steve Mnuchin mengatakan, kementeriannya sedang mempersiapkan sanksi ekonomi dahsyat yang dapat “melumpuhkan” Pyongyang.

“Siapapun yang ingin berdagang dengan Korut tidak akan dapat berdagang dengan AS,” ungkap Mnuchin saat diwawancarai stasiun televisi Fox News.

Mitra dagang paling besar Korut sendiri tidak lain dan tidak bukan adalah tetangga dan sekutu politiknya, yakni China.

Negeri “Tirai Bambu” itu adalah pembeli terbesar, yakni 83 persen diekspor dari Korut. Kemudian, disusul India dengan 3,5 persen, Pakistan 1,5 persen, Burkina Faso 1,2 persen.

Presiden AS yang berusia 71 tahun itu memberikan kecaman uji coba bom hidrogen yang dilakukan Korut pada Minggu (3/9/2017).

Trump yang berkicau di Twitter, mengungkapkan bahwa tindakan Korut sangat berbahaya dan tidak bersahabat bagi AS.

Akan tetapi, taipan real estat itu juga melancarkan kritik pedas kepada China.

Trump yang memberikan sindiran kepada Beijing yang menurutnya mencoba “menolong”, namun tidak mampu berbuat banyak kepada Pyongyang yang semakin hari semakin berlebihan.

“Korea Utara telah menjadi ancaman dan hal yang memalukan terhadap China,” ucap Trump.

( Berita Terkini )