Trauma Yang Akan Dialami Anak-anak Yang Mempunyai Orangtua Pecandu Narkoba

Beritaterkini.bizBeritaterkini, Hidup bersama dengan seorang pecandu ibarat hidup di tengah-tengah medan perang. Kepribadian seorang pecandu dapat berubah, ia dapat menyangkal kecanduannya dan menyalahkan orang lain untuk kondisinya. Kemudian anak-anak yang tidak berdaya dapat menjadi salah satu korbannya.

Anak-anak yang hidup disekitar mereka dengan kondisi yang seperti itu akan dipaksa untuk menyangkal apa yang mereka lihat, rasakan serta apa yang mereka ketahui

Hal tersebut dapat memberi beban psikologi yang berat terhadap anak-anak. Faktanya, sebagian besar anak-anak pecandu narkoba dan alkohol menyangkal orangtuanya punya masalah dengan ketergantungan.

Anak-anak yang dibesarkan oleh orang tua yang mengalami ketergantungan akan lebih sering menjadi korban dari kekerasan fisik. Kebutuhan anak-anak akan kasih sayang dan perlindungan juga sering diabaikan.

Anak akan merasa malu dan tidak akan mengakui kondisi dari keluarganya. Mereka juga sering dihantui dengan rasa bersalah dan kesepian. Banyak yang akhirnya tumbuh menjadi orang yang mengandalkan diri sendiri dan menghindari orang lain yang ingin melarang atau menguasai dirinya lagi.

Karena perilaku seorang pecandu sulit untuk diperkirakan, anak-anak akan terus hidup dalam ketakutan dan belajar tanda-tanda bahaya. Mereka pun akan mengalami yang namanya kecemasan konstan sampai dengan dewasa. Mereka juga akan sulit percaya pada orang lain dan terbiasa menyangkal apa yang dirasakan. Dalam kondisi yang ekstrem, mereka akan menumpulkan emosinya.

Kebanyakan anak-anak yang punya orangtua sebagai pecandu juga akan mengalami sindrom stres pascatrauma (PTSD) dengan kenangan yang buruk dan menyakitkan.

( Berita Terkini )

Leave a Comment