Topan Hato Melanda China Mengakibatkan Koban Meninggal Bertambah

Beritaterkini.bizBeritaterkini, Topan Hato menerjang China bagian selatan dan menyebabkan 12 orang tewas dan ratusan orang lainnya cedera.

Demikian yang dilaporkan oleh media China, Kamis (24/08/2017). Topan yang disertai dengan angin kuat dan hujan deras itu menerjang kawasan dekat Kota Zhuhai di Provinsi Guangdong, Rabu (23/8/2017).

Laporan awal pada Rabu melaporkan, tiga orang tewas di Makau. Sedangkan Hongkong menjadi kota mati.

Badan Meteorologi Hongkong mengungkapkan, Topan Hato membawa angin yang mempunyai kecepatan 175 kilometer per jam.

Akibatnya, banjir, kehancuran, dan pemadaman listrik terjadi di China bagian selatan. Media pemerintah China mengungkapkan, sedikitnya 27.000 orang yang dievakuasi.

Lebih lanjut, sebanyak delapan orang meninggal dunia di Makau dan empat lainnya di China daratan.

Beberapa pejabat China, sebagaimana yang dikutip kantor berita Xinhua, mengeluarkan peringatan akan bahaya longsor, banjir, dan bencana geologi lainnya.

Semantara itu, Otorita Hongkong mengeluarkan peringatan badai pada level 10, yang merupakan level paling tinggi dan berbahaya.

Konsekuensinya, semua perusahaan, sekolah, stasiun kereta, dan bandara diminta untuk berhenti beroperasi sementara.

Surat kabar South China Morning Post melaporkan, hanya satu pesawat yang berhasil mendarat di Bandara Hongkong.

Hato, dalam bahasa Jepang yang berarti burung merpati, dilaporkan bergerak ke arah barat. Namun, menurut pejabat Hongkong kekuatannya telah melemah.

( Berita Terkini )