Sekitar 160 WNI Dipulangkan dari Johor Bahru Malaysia ke Indonesia

Beritaterkini.bizBerita Terkini, Jakarta – Sekitar 160 Warga Negara Indonesia (WNI) yang sudah menjalani hukuman lantaran tak mempunyai izin kerja (permit) serta masuk lewat jalur belakang akan dipulangkan ke Tanah Air, pada Selasa (14/3), lewat Pasir Gudang, Johor Bahru, Malaysia.

” Diantara beberapa WNI yang dipulangkan ada 16 orang yang datang dari Tanjung Balai serta Pidie Aceh, yang sebagian di antaranya ditunggu keluarganya, ” tutur Atase Hukum KBRI Kuala Lumpur Fajar Sulaeman, pada Minggu (12/03/2017) seperti dilansir dari Antara.

Fajar menyampaikan, KBRI sudah menindaklanjuti terdapatnya laporan dari keluarga korban di Indonesia kalau anaknya bernama Khairil Anwar Sitorus bersama kawan-kawannya tertangkap pihak berwajib Malaysia lewat jalur belakang di Perairan Sikincan saat akan menuju Tanjung Balai Asahan.

” Pada akhirnya Khairil Anwar Sitorus bisa dipulangkan ke Indonesia sesudah menjalani hukuman keimigrasian lantaran sudah menyalahi ketentuan hukum setempat dengan bekerja tanpa permit serta sudah “overstay” di Malaysia, ” tuturnya.

Sesudah melalui sistem hukum di Malaysia, paparnya, yang berkaitan bersama beberapa rekannya dinyatakan bersalah lantaran kasus keimigrasian serta harus menekuni hukuman selama 4 bulan di Penjara Sungai Buloh.

Baca Juga : Raja Salman Pegang Jubah Romo yang Menyambut dengan Bahasa Arab

” Tetapi keluarga korban menanyakan sesudah usai menjalani hukuman dari penjara rekan-rekan Khairil Anwar Sitorus yang ketika itu juga di tangkap sudah ada yang dipulangkan terlebih dulu, tetapi 16 orang belum kembali ke Indonesia, ” ungkapnya.

Sesudah diselidiki Tim Satgas Perlindungan KBRI Kuala Lumpur yang berkaitan sudah ditahan di Depot Tahanan Imigresen Machap Umboo, Alor Gajah, sehabis menjalani hukuman di penjara Sunga Buloh.
” Setelah bekerjasama dengan pihak terkait nyatanya mereka masihlah dibutuhkan sebagai saksi pada kasus tertangkapnya di Perairan Sikincan menuju Tanjung Balai Asahan lewat jalur belakang, hingga ke-16 WNI itu untuk sementara tidak bisa dipulangkan, ” ungkapnya.

Satgas lalu mengemukakan keberatan dengan pihak Imigrasi Machap Umbo hal semacam ini tidak bisa dilakukan pihak Jaksa dan Investigation Officer (IO) untuk menitipkan ke-16 WNI di Depot Tahanan Imigresen Machap Umbo mengingat mereka sudah menjalani hukuman serta telah sepatutnya dipulangkan.

” Menurut ketentuan yang berlaku bilamana seorang WNA yang diperintahkan untuk jadi saksi sepatutnya dititipkan dirumah perlindungan bukanlah di depot tahanan hingga kami juga sudah menekan supaya ke-16 WNI yang dijadikan saksi selekasnya dipulangkan ke Indonesia, ” papar dia.

Dengan arahan Wakil Dubes Andreano Erwin untuk selekasnya merampungkan laporan yang di terima serta sesudah koordinasi sebelumnya pada 10 Maret 2017, pada akhirnya Satgas Perlindungan KBRI berjumpa dengan Kepala Depot Imigrasi AB Ghani Bin AB Karim yang mengemukakan kalau ke-16 WNI itu bisa dipulangkan bersama 160 WNI yang lain.

( Berita Terkini )

Leave a Comment