Pada Saat Virus Di gunakan untuk Selamatkan Nyawa Pasien Jantung

Beritaterkini.bizBeritaterkini, Seorang pria yang berumur 80 tahun dari Connecticut, Amerika Serikat, telah mengalami infeksi bakteri pada jantung yang memang sulit untuk diobati. Disebabkan karena kehabisan obat dia pun menjalani sebuah terapi yang tidak biasa yaitu dengan menggunakan virus untuk melawan bakteri.

Seperti dilaporkan dalam jurnal Evolution, Medicine and Public Health sang pria awalnya menjalani operasi untuk pemasangan kateter jantung. Akan tetapi tidak lama setelah itu keteter yang dipasang ternyata sudah terinfeksi oleh bakteri Pseudomonas aeruginosa.

Sang pria tersebut diberikan bermacam-macam obat antibiotik dalam jangka panjang akan tetapi infeksi datang kembali. Selama beberapa tahun dia pun harus keluar masuk rumah sakit dikarenakan bakteri P. aeruginosa masih terdeteksi dalam darahnya.

Kehabisan akal, dokter tersebut kemudian di hubungi oleh ilmuwan dari Yale yang memang sudah lama meneliti virus bakteriofag (virus yang menginfeksi bakteri). Telah disebutkan bahwa ada satu strain virus yang kemungkinan dapat membantu yang bernama OMKOI.

OMKOI sendiri untuk pertama kalinya ditemukan di danau Dodge atau sekitar 64 kilometer dari pesisir pantai New Haven Eksperimen di laboratorium yang menunjukkan bahwa OMKOI mampu untuk membunuh P. aeruginosa dengan mengikat protein pada permukaan selnya.

Pada bula Januari 2017 dengan persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan juga Makanan Amerika Serikat (FDA) sang pria tersebut mulai menjalani terapi. Ratusan virus OMKOI sudah disuntikan langsung ke dada nya.

Alhasil setelah beberapa waktu sang pria akhirnya bebas dari infeksi bakteri meskipun tanpa bantuan antibiotik jangka panjang. Infeksi tersebut tidak pernah datang kembali dan dia sdah bebas dari antibiotik selama 18 bulan.

“Kami berargumen bahwa sebuah terapi bakteriofag sangat memegang peranan penting dalam melakukan pemusnahan infeksi P. aeruginosa,” tulis peneliti dalam jurnal yang dikutip pada Jumat 09 Maret 2018.

“Kami sangat berharap studi eksplorasi seperti ini dapat memberikan bukti awal yang menunjukkan bahwa awal yang menunjukkan bahwa bakteriofag OMKOI dapat juga meningkatkan efek antibiotik dalam melawan P. aeruginosa,” ucapnya.

( Berita Terkini )