Mengenal Pankreatitis Akut yang Diderita Avicii

Beritaterkini.bizBeritaterkini, Sebelum meninggal dunia, Avicii diketahui telah menderita pankreatitis akut. Pemilik nama asli Tim Bergling tersebut bahkan sempat menjalani operasi usus buntu pada tahun 2014 lalu. Hal tersebut yang mengakibatkan prodused dan DJ kenamaan itu sulit untuk menjalani kegiatan bermusik.

Pada tahun 2016, dia telah memutuskan untuk pensiun dari tur konsernya dikarenakan serangkaian masalah kesehatan yang disebabkan kebiasaan minum-minuman keras secara berlebihan.

“Bagi saya itu merupakan sesuatu yang harus saya lakukan demi kesehatan saya,” kata Avicii kepada Billboard pada waktu keputusan berhenti tur, seperti yang telah dikutip dari Business Insider, Sabtu (21/4).

Berdasarkan pemaparan dari Dokter Spesialis Penyakit Dalam Em Yuni, bahwa penyakit Pankreatitis Akut adalah peradangan pada kelenjar pankreas.

Pada umumnya, penyakit tersebut dikarenakan infeksi bakteri, usus, efek samping obat-obatan dan kelainan autoimun. Konsumsi minuman beralkohol yang berlebihan seperti yang dilakukan oleh Avicii menjadi salah satu penyebabnya.

“Kalau berkaitan dengan pencernaan, biasanya mual, muntah, dikarenakan radang dikelenjar pankreas tersebut dibawah lambung. Terjadi pembengkakan serius yang menimbulkan rasa nyeri, perut tegang, seperti usus buntu pecah,” ujarnya kepada Beritaterkini.biz.

Penyakit Pankreatitis Akut dapat menyerang siapa saja yang menjalani gaya hidup tidak sehat. Apabila sudah didiagnosa penyakit tersebut, Yunir mengatakan bahwa umumnya penderita harus menjalani perawatan di rumah sakit.

“Harus dirawat, dikarenakan itu tidak bisa makan, akan muntah-muntah, perut terasa kembung dipenuhi oleh gas, sulit untuk BAB (buang air besar), nutrisi yang tidak dapat masuk dan dampak terburuknya dapat menyebabkan meninggal dunia,” imbuh Yunir.

Meskipun penyebab kematian Avicci belum terungkap, akan tetapi ada kemungkinan apabila ini berkaitan dengan gangguan pankreas yang dideritanya. Apalagi, penyakit Avicci tersebut sudah memasuki tahap kronis.

“Apabila akut hanya beberapa hari saja atau jangka pendek, namun apabila sampai dua tahun setelah didiagnosa masih menderita, ada kemungkinan sudah masuk ke tahap kronis dan kronis tersebut parahnya pelan-pelan, seperti sakit maag,” terang dia.

Pankreatitis kronis atau kondisi dimana pankreas telah mengalami peradangan dan juga kerusakan secara permanen. Yunir juga menjelaskan untuk sekian persen, minuman beralkohol yang menjadi penyebab utama menderita pankreatitis kronis.

Semula, konsumsi alkohol yang secara terus menerus dapat menyebabkan terjadinya pankreatitis akut. Walaupun pankreatitis akut muncul dalam waktu yang cukup singkat, tetapi jika kebiasaan itu diteruskan, maka peradangan akut berulang yang terjadi dalam jangka waktu lama dan pada akhirnya dapat menjadi kronis serta menyebabkan kerusakan jaringan pankreas permanen. Untuk dapat menghindarinya, pastinya harus menjalani gaya hidup sehat dan juga bernutrisi.

“Yang perlu anda hindari, makanan berlemak, dikarenakan banyak yang kena begitu saja. Dan, mengurangi ataupun menghentikan konsumsi minuman beralkohol, dikarenakan sekian persen, alkohol tersebut penyebab utama menderita gangguan pankreas.” ungkapnya.

 

( Berita Terkini )