Salah Satu Pelaku Pencurian Di Tembak Polisi Karena Melakukan Perlawanan Saat Ingin Di Tangkap

Beritaterkini.bizBeritaterkiniJakarta – Anggota Sat Reskrim Polres Jakarta Timur mengamankan dua pelaku residivis pembobol rumah kosong yang melakukan aksinya di Duren Sawit, Jakarta Timur. Karena pelaku melawan pada saat di tangkap, salah satu dari pelaku tersebut terpaksa di tembak di bagian ketiaknya.

Kapolres Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo mengungkapkan, kedua residivis pencurian rumah kosong itu bernama Asep Firmansyah dan satunya lagi bernama Siswo alias Panjul. Keduanya kepergok warga pada saat melakukan aksinya membobol rumah kosong di Jalan H Bakri, Pondok Bambu, Jakarta Timur, Kamis sore tadi sekitar pukul 15.00 WIB. Salah satu pelaku bernama Asep ditangkap oleh warga sementara Panjul berhasil kabur dari warga.

“Anggota sampai di TKP dan didapati seorang pelaku Asep Firmansyah yang sudah ditangkap oleh warga dengan mempunyai barang bukti 2 unit HP,” ucap Andry kepada detikcom, Kamis (22/6/2017).

Andry melanjutkan, petugas langsung mengejar salah satu pelaku yang telah berhasil kabur dari warga yakni Panjul yang kabur. Tidak lama, petugas menangkap Panjul di Jalan Tegal Lamba, Duren Sawit. Saat ditangkap Panjul melakukan sebuah perlawanan sampai-sampai membuat salah satu anggota polisi terluka di bagian tangan dan terjatuh akibat didorong oleh pelaku.

“Kita ambil tindakan tegas dengan cara menembak bagian ketiak sebelah kiri karena melawan saat ditangkap. Anggota mengalami luka di bagian tangan,” ucap Andry.

Pelaku tersebut langsung dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jaktim untuk melakukan penanganan medis akibat luka tembak yang dilakukan oleh polisi. Pada saat ditanya oleh polisi, keduanya telah mengaku sudah beraksi sebanyak sepuluh kali dengan modus serupa, yaitu berpura-pura menjadi pengamen terlebih dahulu sebelum melakukan aksinya.

“Pengakuannya sudah sepuluh kali, tapi intinya kami tidak akan sungkan untuk menindak tegas para pelaku tindak kejahatan. Jika melawan ya ditembak,” ucap Andry.

Dari kedua pelaku tersebut, polisi menyita beberapa barang bukti hasil curian berupa 2 unit HP milik korban bernama Anwar. Sementara daripada itu para pelaku terkena Pasal 363 Kuhp tentang pencurian dengan pemberatan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

( Berita Harian )

Leave a Comment