Rencana Huawei Pakai OS sendiri

Beritaterkini – Neil Shah Pertama Direktur Penelitian dari Counterpoint, mengatakan Pertama, akan ada sejumlah kesulitan yang akan dihadapi oleh Huawei jika tetap memaksa memakai sistem operasi (Operating System/OS) sendiri. Huawei sebelumnya mengatakan telah mempersiapkan operasi sendiri untuk menggantikan Android diperangkat smartphone dan Windows di laptop.

Kesulitan pertama, kata Neil, adalah Huawei tentu perlu membuat sistem operasi dengan software yang sama nyamannya dengan Android dan memiliki aplikasi yang beragam.

Kesulitan kedua, tentu masalah keamanan dari aplikasi yang digunakan oleh sistem operasi anyar itu. Shah menegaskan, Dengan memastikan keamanan aplikasi yang bisa menjadi pekerjaan rumah yang besar bagi Huawei sebab membutuhkan sumber daya yang intensif.
“Memastikan aplikasi yang aman sangat penting. termasuk dengan melakukan sertifikasi aplikasi dan memindai,”jelasnya.

Selain masalah software, Huawei juga kemungkinan akan kesulitan dengan mendapat pasokan cip. Rabu 22/5 lalu, perusahaan semikonduktor ARM telah memutuskan menunda kontrak bisnis dengan Huawei. Yang paling utama sistem operasi itu dibuat berbasis pada arsitektur ARM.

Richard Yu Kepala Divisi Konsumer Huawei menyebutkan dua sistem operasi mereka akan siap pada kuartal empat tahun ini. Lantas kedua sistem operasi itu akan siap digunakan pada awal tahun 2020 sekitar kuartal 1 atau 2. Dengan sistem operasi itu juga akan tersedia toko aplikasi sendiri yang disebut App Gallery.

“Saat ini Huawei masih berkomitmen berminat memakai Microsoft Windows dan Google Android. Tapi kalau kami tak bisa menggunakan itu, Huawei mempersiapkan rencana alternatif untuk menggunakan sistem operasi kami sendiri,” jelas Yu, seperti dikutip CNBC.

Rencana Huawei Pakai OS sendiri

Baca Juga: Penjelasan Polisi Tewasnya Laskar FPI

Huawei sebenarnya tidak ingin menggunakan sistem operasi mereka sendiri. “Kami tentu tidak mau melakukan hal ini namun kami terpaksa harus melakukannya karena pemerintah AS,” seperti dilansir Business Insider.
Diketahui, Google mengumumkan pemblokiran pada Huawei dari pembaruan software Android. Disebabkan karena pemerintah AS telah memberlakukan aturan untuk semua perusahaan AS membuat perizinan ke pemerintah sebelum menjual apapun kepada Huawei.

Pemberlakuan aturan dari pemerintahan AS Ini berarti Huawei tak bisa lagi membeli lisensi sistem operasi Android dari Google. Huawei untuk saat ini masih bisa menggunakan teknologi AS namun pemerintahan AS membatasi waktu hanya sampai 90 hari ke depan.

Para pengguna Huawei tentu akan kesulitan untuk mendapatkan aplikasi favorit di Play Store. mereka jika Huawei tidak dapat menggunakan Android lagi.