Ratu Elizabeth “Support” Keputusan Pangeran Harry Dan Meghan

Berita Terkini – Ratu Elizabeth II berusaha meredakan krisis yang melonjak dalam keluarga kerajaan Inggris. Ia mengatakan pada hari Selasa (14/1) bahwa ia mengizinkan Pangeran Harry dan istrinya, Meghan untuk melakukan transisi. Ia mendukung penuh mereka dalam keputusan mereka untuk menjadi independen.

“Keluarga besar kami mendukung keinginan Harry dan Meghan dengan sepenuh hati untuk memulai kehidupan baru,” ucap Sang Ratu dalam sebuah pernyataan setelah pertemuan keluarga besar.

“Kenyataannya kami lebih nyaman bila mereka tetap menjadi anggota yang bekerja penuh waktu. Meskipun begitu, kami menghormati keputusan mereka. Kami memahami keinginan mereka untuk menjalani kehidupan yang lebih independen sebagai sebuah keluarga. Namun, mereka akan tetap menjadi bagian yang berharga dari keluarga kami.”

– Ratu Elizabeth II.

Pernyataan pribadi itu tidak menjawab pertanyaan yang pelik. Termasuk siapa yang akan membiayai kehidupan mereka. Atau apakah mereka bisa menjadi mandiri secara finansial tanpa monarki? Apakah mereka akan mempertahankan gelar kerajaan mereka, sejak Sang Ratu pun menggunakan nama pertama mereka tanpa gelar.

Namun, ini sudah menjadi kalkulasi pihak kerajaan dan juga sebagaiĀ damage control setelah pasangan tersebut mengumumkan pernyataan yang mengejutkan itu.

Sementara Ratu mengakui kompleksitas masalah, ia menjelaskan bahwa ia ingin masalah ini untuk diselesaikan secepatnya. Pernyataan itu pun muncul setelah salah satu pertemuan oleh anggota keluarga kerajaan.

Ratu Elizabeth mengumpulkan anak sulungnya, Pangeran Charles, dan cucu-cucunya, Pangeran William dan Pangeran Harry, untuk mengubah pengaturan yang bisa menjadi preseden bagi generasi bangsawan masa depan dalam keluarga kerajaan yang lebih terstruktur.

Baca Juga: Izin Casino Dicabut, Banyak Yang Cabut Dari Kamboja

Dengan menempatkan periode transisi, dimana Pangeran Harry dan Meghan menghabiskan waktunya di Inggris dan Kanada, Penny Junor, penulis biografi kerajaan berujar bahwa Istana Buckingham ingin memberikan mereka waktu untuk mempertimbangkan kembali keputusan yang tergesa-gesa tersebut.

Ia mencurigai bahwa pihak kerajaan berharap bahwa dengan memberikan Pangeran Harry dan Meghan waktu dan melepaskan mereka dari tekanan berat Kerajaan, mereka akan berubah pikiran dan kembali ke Istana.