Putu Dibekuk, Demokrat Tidak Mau Ada Ikut Campur di Luar Hukum

Beritaterkini.bizBerita Terkini, Ketua DPP Partai Demokrat Didik Mukrianto merasa prihatin lantaran rekannya, Anggota Komisi III DPR I Putu Sudiartana menjadi tersangka kasus suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia menganggap, hal ini merupakan musibah di saat partainya berupaya untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dari korupsi.

“Tentu ini menjadi pelajaran yang amat berharga untuk yang bersangkutan. Ini juga menjadi intropeksi buat kita semuanya, seluruh pejabat negara ataupun DPR. Apapun yang terjadi, itu merupakan sebuah tindakan yang memang tidak seharusnya dilakukan,”ucap Didik ketika dihubungi, Jumat (1/7).

Anggota Komisi III DPR ini juga berharap, Putu bisa fokus dan maksimal mempertahankan haknya. Tetapi dia juga berharap Putu berani berindak secara kooperatif.

“Beliau harus kooperatif. Beliau juga mesti menceritakan atas apa yang dialami benar atau tidak. Bagaimanapun juga kita harus melihat kalau setiap orang harus dilindungi hak-haknya,”katanya.

Di samping itu, sekretaris fraksi Demokrat di DPR ini menghargai dan menghormati apa yang dilakukan oleh KPK. Dia menegaskan, supaya KPK bertindak transparan dalam mengungkap kasus Putu.

“Jangan nanti muncul persepsi ada ikut campur lain di luar hukum sendiri. Atau bahkan saya mendengar KPK lagi mendalami pihak yang lain. Kita bantu kalau memang KPK menemukan bukti-bukti atau petunjuk alat-alat bukti lain, harus dibongkar,”terangnya.

Seperti yang diketahui, Putu diduga menerima suap mengenai proyek 12 ruas jalan di Sumatera Barat sebesar Rp 300 miliar. Dalam operasi Tangap Tangan (OTT), KPK menyita yang senilai 40.000 dolar Singapura.

Wakil bendahara umum Partai Demokrat itu disangkakan terjerat pasal 5 ayat 2 UU No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Sekarang ini dia masuh berada di tahanan KPK.

Leave a Comment