Polisi Selidiki Adanya Unsur Kesengajaan Pembakaran Lapas Tangerang

Berita Terkini – Polisi terus menyelidiki penyebab dari kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, pada 8 September 2021.

Kombes Pol Yusri Yunus, selaku Kabid Humas Polda Metro Jaya mengatakan, penyidik akan terus berupaya untuk mengungkap adanya unsur kesengajaan di kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang.

Yusri Yunus juga mengatakan, pihaknya telah berhasil menangkap tiga tersangka yang diduga mengakibatkan kebakaran tersebut.

“Kami kumpulkan alat bukti karena ada tiga tersangka yangg ditetapkan 359 KUHP. Sementara 187 KUHP 188 KUHP masih butuh alat-alat bukti lain untuk buat terang perkara,” ujar Yusri Yunus.

Pihak kepolosian terus berupaya untuk mencari saksi-saksi atas kejadian kebakaran tesrsebut.

Yusri Yunus menyampaikan, sampai saat ini pihaknya berhasil menemukan enam orang sebagai saksi untuk di identifikasi.

“Jadi ada enam orang kami panggil, satu pemeriksaan tambahan dan lima saksi lagi kami panggil untuk diperiksa,” ujar Yusri Yunus.

Yusri Yunus mengatakan, hari ini Jumat malam (24/9/2021) akan diadakan penyelidikan lebih lanjut oleh penyidik, guna mengetahui tersangka baru.

“Jumat malam atau hari Sabtu nanti kita akan gelar perkara lagi dari penyidik. Karena nantinya akan ada tersangka baru,” ujar Yusri Yunus.

Yusri Yunus menegaskan, ada saksi yang berinisial JMN, ia diundang yang kedua kalinya untuk identifikasi oleh penyidik.

“Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tambahan terhadap saksi inisial JMN untuk dipanggil ulang,” ujar Yusri Yunus.

 

Saksi mengetahui asal api yang menyebabkan kebakaran

Yusri Yunus mengatakan, JMN adalah salah satu saksi yang mengetahui dimana api berasal.

JMN merupakan Warga Binaan Lapas Kelas 1 Tangerang.

Saat kebakaran terjadi, JMS berada di salah satu kamar napi di Blok C2, dan JMN mengaku mengetahui asal mula api.

Dari keterangan yang JMS berikan, ia melihat api muncul dari hubungan arus listrik pendek.

“Keterangan awal memang di salah satu kamar sel itu jadi awal kasus kebakaran akibat korsleting listrik,” ujar JMS.

Ada 3 tersangka penyebab kebakaran

Polisi berhasil menemukan 3 tersangka diduga adanya faktor kesengajaan pembakaran lapas tersebut.

Pada Pasal 187 KUHP dan Pasal 188 KUHP berorientasi pada penyebab kebakaran, dan Pasal 359 pada akibat yang ditimbulkan oleh kebakaran tersebut.

Jumlah korban dari kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang tersebut sebanyak 49 narapidana.

Setelah dilakukan penyelidikan, ada 3 orang pegawai Lapas Kelas 1 Tangerang yang ditetapkan sebagai tersangka atas kebakaran tersebut.

Tersangka telah melanggar Pasal 359 KUHP. Ketiga tersangka berinisial RU, S, dan Y.

Penetapan atas tiga tersangka telah dilakukan berdasarkan hasil gelar perkara, pada 20 September 2021.

 

Garis polisi dilepas

Yusri Yunus mengumumkan, pada hari Kamis (23/9/2021) garis polisi di lokasi kejadian kebakaran tersebut telah dilepas.

Pihaknya berharap bahwa penyebab dari insiden kebakaran ini akan segera terungkap.

“Juga hari ini kita lepas police line sel lapas di blok C2 ini. Mudah mudahan semua (dipanggil) bisa hadir hari ini, mudah-mudahan bisa selesai cepat dan kita sampaikan,” ujar Yusri Yunus.

Sebelumnya sudah ada 3 orang pegawai lapas yang ditetapkan sebagai tersangka atas kebakaran tersebut.

Tersangka dijerat dengan Pasal 359 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun.

Sampai saat ini polisi belum membeberkan status dan identitas asli tersangka.