Penjelasan KBRI Kairo Terkait Dengan 4 Mahasiswa Yang Tertangkap Di Mesir

Beritaterkini.bizBeritaterkini, Jakarta – Empat keluarga mahasiswa yang sedang menjalani kuliah di Mesir sempat menemui Wakil Ketua DPR Fadli Zon karena anggota keluarga mereka sedang ditahan tanpa alasan oleh pihak Kepolisian Mesir. Bagaimana penjelasan KBRI Kairo soal penangkapan 4 mahasiswa tersebut?

Dalam rilisan yang telah diterima, Rabu (5/5/2017), pada tanggal 6 Juni KBRI menerima laporan dari 4 mahasiswa yang telah ditangkap yakni Rifai Mujahidin Al Haq, Adi Kurniawan, Achmad Affandy Abdul Muis, dan Mufqi Al Banna. Penangkapan tersebut terjadi pada saat mereka sedang membeli makanan untuk berbuka puasa di pasar.

Pada saat itu tiba-tiba, mereka didatangi oleh kepolisi Mesir dan menahan mereka di Kantor Polres Samanud meskipun sudah menunjukkan dokumen asli. Penangkapan tersebut dilakukan polisi pada saat razia yang di curigai terkait gerakan radikalisme.

Selanjutnya KBRI Kairo langsung menghubungi pihak Keamanan Nasional yang menangani Kedutaan-kedutaan asing di Mesir, akan tetapi pihak Kemanan Nasional tidak mempunyai informasi yang terhubung dengan hal tersebut.

Keesokan harinya, KBRI mengunjungi Kantor Polres Samanud untuk menyerahkan beberapa dokumen imigrasi terhadap 4 mahasiswa tersebut akan tetapi kepolisian tidak dapat memutuskan mengenai pembebasan karena kasus sudah diberikan atau dilimpahkan oleh keamanan nasional.

Pada tanggal 21 Juni, KBRI Kairo menemui Kepala Intelijan dan WNA Imigrasi Mogama El Tahrir dan memdapakan sebuah informasi bahwa Mufqi ditahan di Polsek Aga. Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kapolsek Aga Kolonel Faiq Al Zaki setelah kunjungan KBRI Kairo ke tempat.

Baca juga : Berniat Untuk Membersihkan Rumah Dari Genangan Air, Ahyarum Naim Meninggal Karena Tersengat Listrik

Kapolsek Aga mengungkapkan bahwa, keempat mahasiswa Universitas Al-Azhar Kairo akan dideportasi dalam waktu dekat. kejadian tersebut mengacu pada keputusan Mendagri Mesir. Keempat mahasiswa tersebut akan dideportasi setelah Idul Fitri. Pihak intelijen imigrasi Mesir meminta kepada keluarga dari 4 mahasiswa tersebut untuk mempersiapkan tiket pesawat.

Tanggal 2 Juli KBRI telah mengontak kantor Imigrasi Tahrir terhubung dengan kepulangan 4 mahasiswa tersebut. Pada hari yang sama, KBRI Kairo mengatakan kepada pihak keluarga untuk segera mempersiapkan tiket pulang ke Indonesia.

Sampai dengan saat ini, KBRI Kairo belum pernah menerima pemberitahuan resmi dari pemerintah Mesir mengenai latar belakang dan alasan mengapa dapat terjadi penangkapan dimaksud meskipun KBRI Kairo telah menyampaikan beberapa nota diplomatik kepada Mendagri Mesir dan beberapa instansi terhubung di Mesir.

Pada waktu sebelumnya, empat keluarga mahasiswa Indonesia yang sedang berkuliah di Mesir menemui Fadli. Empat keluarga tersebut menemui Fadli karena anggota keluarga mereka sedang ditahan oleh Kepolisian Mesir tanpa alasan yang jelas.

“Ada empat masahasiwa Al Azhar University yang ditahan di kota Samanud, Mesir. Sudah satu bulan persis, semenjak tanggal 3 Juni 2017 mereka ditahan tanpa ada kejelasan status yang disampaikan oleh pihak keluarga,” ucap Fadli usai bertemu dengan keempat keluarga itu di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/7).

( Berita Terkini )

Leave a Comment