Novanto Minta Kader Golkar Kawal Insiden Pengeroyokan Guru Makassar

Beritaterkini.bizBerita Terkini, Jakarta – Penyidir Reskrim Polsek Tamalate Makassar, Sulawesi Selatan resmi menetapkan Muh Anad Ahmad dan anaknya, MAS sebagai tersangka kasus pengeroyokan dan penganiayaan terhadap Dasrul, seorang guru mata pelajaran arsitektur Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Makassar.

Kabar mengenai pengeroyokan guru ini pun sampai ke telinga Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto. Novanto itu mengaku miris mendengarnya. Menurut Novanto, bukan tanpa alasan kalau seorang guru menegur muridnya walaupun dengan perlakuan yang tegas.

“Kejadian serupa terhadap guru bukan kali ini saja terjadi. Dunia pendidikan kita tidak boleh seperti ini, guru seharusnya kita hormati, kita sejahterakan, bukan dipukul,”ucap Setya Novanto dalam pesan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (11/8).

“Merekalah pahlawan tanpa tandas jasa. Kalau bukan karena guru, saya mungkin juga tidak akan bisa seperti sekarang ini,”tambah dia.

Mantan Ketua DPRD ini mengklaim heran dengan pemikiran orangtua murid di Makassar itu yang tega mengeroyok orang yang sudah mendidik anaknya.

“Terlepas apa yang sudah dilakukan guru tersebut, tidak masuk dalam logika saya, kenapa orangtua murid bertindak seperti preman pasar, bukankah lantaran guru anak-anak kita bisa pandai. Merekalah yang memberi pengetahuan dan mendidik anak-anak kita,”ucap dia.

“Saya memberitahu kepada seluruh orangtua murid dimanapun berada, janganlah kita mengajakarkan cara-cara kekerasan terhadap anak kita, apalagi di dalam dunia pendidikan,”imbau Novanto.

Selain itu, dia berjanji untuk memerintahkan kepada seluruh kadernya di Komisi X DPR untuk mengawal insiden itu. Saya amat konsern dengan kejadian ini, saya bakal mengintruksikan kader Golkar di DPR terutama di Komisi X untuk menanyakan langsung perkembangan kasus ini kepada Menteri Pendidikan kita,”kata Novanto.

Leave a Comment