Menurut Anies Baswedan Gubernur DKI Bukan Berarti Harus Jadi Presiden

Beritaterkini.bizBerita Terkini,  Anies Baswedan nama yang sudah dikenal banyak kalangan sebagai akademisi dan praktikus pendidikan di Tanah Air, Anies juga pernah menjabat sebagai Rektor sampai menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ke-26 di daftar Kabinet kerja sejak tahun 2014 sampai 2016.

Tidak hanya itu Anies juga pernah menjadi juru bicara tim pemenangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla saat Pemilihan Presiden atau Pilpres 2014.

Sampai saat ini Anies bersama Sandiaga Uno telah maju sebagai calon Gurbernur dan Wakil Gubernur untuk Pilkada DKI 2017 yang telah di usung oleh Partai Gerindra, sehinga membuat Anies Baswedan menepis asumsi bahwa dirinya seorang oprtunis.

” ini bukan tanda adanya kematangan politik, Pilpres sudah selesai di tahun 2014, sesudah itu semuanya kembali ke perannya masing-masing, yang jadi masalahnya kalau seumur hidup menjadi tidak berubah, ungkap Anies.

Anies juga meluruskan asumsi kalau dianya berambisi maju pilpres apabila memenangkan penentuan gubernur di Jakarta. ” Kita bakal konsentrasi di Jakarta. Serta saya tak pikirkan untuk pilpres. Karenanya senantiasa jadi pertanyaan. “

” Cuma lantaran dahulu ada Gubernur Jakarta sebagai presiden, bukanlah lantas tiap-tiap orang sebagai Gubernur DKI Jakarta dalam rencana jadi presiden, ” ia memberikan.

Permasalahan kepemimpinan serta persatuan di Ibu Kota juga jadi sorotan paling utama Anies. Sebab, menurutnya, pekerjaan pemimpin yaitu melindungi persatuan.

” Jangan sampai lihat satu ancaman persatuan sebagai keuntungan untuk kebutuhan kita. Saya jadi lihat, kita menginginkan mendatangkan situasi persatuan, kita menginginkan mendatangkan situasi kebersamaan. Terlebih, Jakarta tempat Sumpah Pemuda serta Proklamasi, ” Anies memungkasi.

Lantas, bagaimana jalan keluar Anies Baswedan menangani permasalahan penggusuran, kemacetan, serta banjir di Ibu Kota? Simak sedetailnya wawancara spesial dengan Anies Baswedan yang dipandu Pramitha Andini di bawah ini.

Leave a Comment