Mengetahui Beberapa Jenis Bullying Terhadap Orang Dewasa

Beritaterkini.bizBeritaterkini, Jakarta – Bullying atau perundungan tidak hanya terjadi pada anak dan remaja, Akan tetapi dapat juga terjadi pada orang dewasa. Perlu diketahui juga bahwa bullying pada orang dewasa tidak hanya sekedar verbal, akan tetapi dapat juga berupa fisik.

Definisi bullying menurut pendapat American Psychological Association merupakan bentuk suatu perilaku agresif pada saat seseorang dengan sengaja dan berulang kali menyebabkan seseorang menjadi cedera atau tidak nyaman. Tindakan bullying dapat dilakukan oleh atasan atau kolega yang mengintimidasi, pasangan terlalu mengontrol hubungan, tekanan tetangga, atau direndahkan anggota keluarga.

Kenali lima jenis bullying pada orang dewasa seperti yang dikutip dari Psychology Today, Kamis (3/8/2017).

1. Bullying fisik

Bullying dengan jenis ini mengacu pada tindakan yang mengintimidasi dan pelecehan secara fisik, contohnya seperti halnya serangan fisik, mengepalkan tangan seolah-olah akan melontarkan pukulan, melempar benda, memperkosa dalam perkawinan, kekerasan dalam rumah tangga, peleceha seksual di ruang kerja.

2. Bullying material atau posisi

Menggunakan kekuatan formal contohnya seperti jawaban atau tingkat materi seperti informasi, keuangan, dan hukum untuk mengintimidasi seseorang.

3. Bullying verbal

Berupa kalimat yang dikeluarkan berisi ancaman, mempermalukan seseorang, menghina, penilaian negatif, serta rasis.

4. Bullying terselubung

Untuk bullying jenis ini jarang disebutkan, akan tetapi dapat berdampak hebat pada korban, misalnya saja menggosipkan hal negatif mengenai seseorang, bercanda dengan menggunakan konten negatif, kontak mata yang seakan-akan merendahkan seseorang, mengejek, membuat seseorang malu atau tidak nyaman, mengucilkan rekan kerja di kantor.

5. Bullying siber

Bullying verbal, terselubung, material juga dapat hadir di dunia maya atau bullying siber. Contohnya saja mengancam melalui email, sengaja untuk mengunggah foto dengan tujuan untuk mempermalukan seseorang, serta mnyebarkan fitnah disebuah situs.

Penting diingat bahwa pelaku bullying biasanya memilih orang-orang yang mereka anggap lemah. Pada saat seseorang itu pasif dan patuh, ada kemungkinan orang tersebut akan menjadi korban dari bullying.

( Berita Terkini )

Leave a Comment