Mengenai Kasus 1,2 Ekstasi, Polisi Akan Melakukan Pemeriksaan Terhadap Aseng di Nusakambangan

Beritaterkini.bizBeritaterkini, Jakarta – Direktur Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri Brigjen Eko Daniyanto mengungkapkan bahwa pihaknya akan memeriksa Aseng di Nusakambangan. Aseng yang telah diduga sebagai pengendali dari sindikat 1,2 juta butir ekstasi asal Belanda.

Polisi sekarang ini sedang menunggu surat balasan dari Direktorat Jenderal Permasyarakatan (Ditjen Pas) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) yang berisi izin kepada polisi untuk melakukan pemeriksaan terhadap Aseng.

“Yang tahu jalur (masuknya 1,2 juta butir) ekstasi adalah Aseng. Kami sudah buat surat ke Dirjen Permasyarakatan Kemenkumham untuk kiranya diberikan akses untuk bertemu yang bersangkutan,” ucap Eko di gedung Rupatama, Mabes Polri, Jalan Trumojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (1/8/2017).

Eko mengungkapkan keputusan penyidik memeriksa Aseng di lapas didasari pertimbangan keamanan dan keselamatan polisi ataupun Aseng sendiri. Eko menilai bahwa polisi mengambil terlalu banyak risiko apabila Aseng dibawa keluar dari area lapas.

Baca juga : Polisi Berhasil Menggagalkan Penyeludupan 1,2 Juta Pil Ekstasi dari Belanda Jenis Minions

“Nanti kami periksa di ruang kalapas-nya. Pertimbangannya apa di Nusakambangan? Kami tidak ingin hal-hal yang berisiko terjadi. Misalnya dalam perjalanan, dia mencoba kabur atau membahayakan anggota,” ungkap Eko.

Apbila dalam satu-dua hari kedepan penyidik mengantongi surat izin dari Ditjen Pas Kemenkumham, lanjut Eko, para penyidik akan bertolak menuju ke Nusakambangan pada Rabu (9/8) pekan depan.

“Kalau dalam waktu sehari, dua hari, surat rekomendasi kami untuk memeriksa Aseng keluar, insyaallah Rabu penyidik akan berangkat ke Cilacap untuk memeriksa tersangka,” ucap Eko.

( Berita Terkini )

Leave a Comment