Manfaat Dari Cukup Tidur Terhadap Performa Otak

Beritaterkini.bizBeritaterkini, Pola hidup Anda, apa yang dimakan dan minum serta bagaimana kita menjaga kebugaran tubuh akan mempengaruhi ingatan serta kesehatan fisik Anda. Pastunya kita tidak ingin berumur panjang akan tetapi sakit-sakitan dan pikun.

Tim ahli dari Harvard Medical School memberikan beberapa tips agar ingatan Anda tetap tajam serta tubuh selalu dalam kondisi bugar.

1. Kelola tingkat stres

Tekanan sehari-hari dan stres “kecil” seperti pada saat adu argumen dengan kolega atau kemacetan, bisa mempengaruhi fokus dan kemampuan pada ingatan. Bahkan bila masalah dibiarkan membesar maka yang akan terjadi adalah rasa cermas berlanjut dan bisa menyebabkan gangguan ingatan.

Siasat dengan mengelola stres Anda, bersikap menerima hal-hal yang tidak bisa kita rubah dan hindari lagi adalah salah satunya. Melakukan Yoga, meditasi dan rileksasi juga dikatakan dapat membantu.

2. Tidur berkualitas

Jika dibandingkan dengan orang-orang yang tidurnya kurang berkualitas di malam hari cenderung lebih pelupa dibandingkan dengan orang yang tidurnya nyenyak. Tidur yang berkualitas saat malam hari sangat baik untuk meningkatkan daya ingat Anda.

Kebanyakan orang yang menggantungkan diri pada obat-obatan untuk mengatasi insomnia, padahal dalam jangka pangjang obat tersebut juga dapat mengganggu ingatan dan fungsi otak pada umumnya.

3. Berhenti merokok

Memang mudah untuk mengatakan berhenti merokok, akan tetapi sulit untuk dilakukan. Tetapi bila Anda memerlukan motivasi tambahan, ketahuilah bahwa orang yang mengonsumsi rokok cenderung memiliki masalah pada ingatan yang berhubungan dengan usia dan masalah memori lainnya.

Baca juga : Hal-Hal Yang Harus Diperhatikan Pada Saat Memutuskan Untuk Bertunangan Atau Menikah

Orang yang mengonsumsi rokok lebih dari dua bungkus rokok per hari pada usia paruh baya beresiko dua kali lipat terkena demensia di hari tua dibandingkan dengan yang bukan perokok. Akan tetapi, mereka yang berhenti merokok pada usia pertengahan dan mereka yang merokok kurang dari setengah bungkus sehari mempunyai resiko demensia yang sama dengan orang yang tidak pernah merokok.

4. Batasi alkohol

Orang yang kecanduan alkohol mengalami kesulitan dalam ingatan jangka pendek, seperti menghafal daftar. Jenis lain dari kehilangan ingatan yang terkait dengan penggunaan alkohol disebut sindrom Konsakoff. Dengan kondisi ini, defisiensi vitamin B1 jangka pangjang digabungkan dengan efek racun alkohol di otak dapat memicu amnesia yang mendadak dan dramatis.

Dalam beberapa kasus, kehilangan ingatan tersebut bersifat permanen, akan tetapi jika dideteksi lebih awal, dapat diperbaiki namun hanya sampai tingkat tertentu.

5. Jaga otak Anda dari cedera

Trauma kepala merupakan penyebab utama dari hilangnya ingatan dan meningkatkan risiko terkena penyakit demensia. Disarankan untuk menggunakan perlengkapan yang sesuai selama aktivitas berkecepatan tinggi dan olahraga kontak fisik, termasuk bersepeda atau latihan tinju.

Pakailah sabuk pengaman saat mengendarai kendaraan bermotor, dikarenakan kecelakaan mobil sampai saat ini merupakan penyebab paling umum untuk mengalami cedera otak, akan tetapi dengan menggunakan sabuk pengaman dapat mengurangi resiko kemungkinan cedera parah pada kepala.

( Berita Terkini )

Leave a Comment