ISIS Balas Dendam Dengan Membunuh 116 Warga A-Qaryatain Di Suriah

Beritaterkini.bizBeritaterkini Selama bulan Oktober ini, kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah ( ISIS) sudah membunuh 116 warga sipil yang dianggap sudah berkomplot dengan rezim pemerintahan Bashar al-Assad.

Fakta itu dikatakan oleh Rami Abdel Rahman, Kepala lembaga pemantau Syrian Observatory for Human Rights seperti dilansir AFP, Senin (23/10/2017).

Rahman mengungkapkan bahwa pernyataan yang disampaikan itu berdasarkan pada temuan mayat di jalan Kota Al-Qaryatain, sebuah tempat di Provinsi Homs, Suriah tengah.

Teroris ISIS yang menempati kota itu sejak 2015, sebelum diusir oleh gabungan pasukan Pemerintah Suriah-Rusia.

Meskipun secara de facto sudah tidak ada, Teroris ISIS yang melakukan serangan terhadap pasukan pemerintah masih terjadi di sana.

Hal tersebut, ucap Rahman, karena mayoritas anggota teroris merupakan sleeper cells alias milisi lokal yang terselubung.

“Mereka berasal dari kota itu. Untuk itu sangat mengenal Al-Qaryatain dengan baik,” ucap Rahman.

Selama Oktober ini, teroris ISIS sudah mengeksekusi 116 warga sipil sebagai dasar dari balas dendam karena dianggap berkolaborasi dengan pemerintah.

Terdapat sekitar 116 orang itu tidak hanya dieksekusi dengan cara “tradisional” ISIS, dengan menggunakan pisau.

“Ada juga dari mereka yang dibunuh dengan cara ditembak,” tambah Rahman. Kebanyakan warga masyarakat itu dibunuh dua hari sebelum teroris ISIS kehilangan kota itu untuk yang kedua kalinya.

( Berita Terkini )