Hakim Batasi Kasus Ahok Pada Hari Terakhir Sampai Tengah Malam

Beritaterkini.biz, Berita Terkini, Jakarta – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara melakukan pembatasan waktu untuk persidangan ke-16 yang melibatkan Basuki Tjahja Purnama alias Ahok dalam dugaan kasus penodaaan agama.

Dwiarso Budi Santiarso, Ketua Majelis Hakim menegaskan jika semua keterangan saksi ahli akan dibatasi sampai pada pukul 00.00 WIB. Selain itu rencananya akan ikut menghadirkan tujuh saksi sebagai penasihat hukum untuk Ahok.

” Hari ini merupakan pemeriksaan ahli yang terakhir kali, karena persidangan yang sebelumnya kami telah memeriksa terdakwa,” ungkap Dwiarso, Hakim pada sidang Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Rabu (29/03).

Selain itu Hakim juga menegaskan kepada penasihat hukum terdakwa agar tidak menanyakan kembali permasalahan yang sekiranya tidak penting. Karena tujuan mereka agar langsung kepada topik masalah yang yang disebutkan oleh ahli untuk memberikan keterangan yang akan meringankan.

Baca Juga :  Menanti Putaran Kedua Pilkada Saat Ini PKB Masih Menunggu Penetapan Resmi Dari KPU

” Persidangan ahli akan kami tunggu sampai pada pukul 00.00 WIB, dan jika dalam waktu itu belum selesai pemeriksaan maka kami anggap tidak ada pengajuan dan tidak akan diperiksa,” ungkapnya.

Sekedar diketahui, jika tujuh saksi ahli Ahok yaitu Bambang Kaswanti Purwo, ahli bahasa dan juga guru besar linguistik Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta. Selanjutnya, ahli psikologi sosial yang juga merupakan Direktur Pusat Kajian Representasi Sosial serta Laboratorium Psikologi Sosial Eropa Risa Permana Deli.

Sementara lima ahli lainnya yang belum di-BAP yaitu ahli agama Islam yang juga adalah Wakil Ketua Mustasyar Persatuan Tarbiyah Islamiyah-Perti, Hamka Haq. Ahli agama Islam yang juga Rois Syuriah PBNU 2015-2020 serta Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia, KH Masdar Farid Mas’udi.

Selanjutnya, ahli agama Islam yang juga adalah seorang Dosen Tafsir Alquran UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Sahiron Syamsuddin. Selanjutnya, seorang Dosen Hukum Pidana Universitas Udayana Denpasar, I Gusti Ketut Ariawan. Serta praktisi hukum yang juga pensiunan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Muhammad Hatta juga akan turut memberikan keterangan untuk Ahok.

( Berita Terkini )

Leave a Comment