Enam Jam Rusuh, Dan Sekarang Lapas Kerobokan Sudah Kondusif

Beritaterkini.bizBerita Terkini РPada jam 00 : 51 Wita dini hari, beberapa ratus napi yang pernah kuasai ruang didalam Lapas tak dapat berkutik di acungkan senjata laras panjang oleh pasukan Brimob Polda Bali.

” Ya kondisi telah kondusif, mereka berkumpul dalam areal lapangan. Sekarang ini mereka telah ada di blok masing-masing, ” saya Kapolres Badung, KBP Tonny Binsar Marpaung, Jumat awal hari di Kerobokan, Bali.

Dibeberkan Kapolres, kalau sekitar jam 19 : 00 Wita kamis malam, dianya dihubungi pihak Kalapas kalau ada tanda-tanda kerusuhan berlangsung masalah rencana pelimpahan beberapa tersangka masalah pembunuhan serta keributan ormas beberapa bulan lantas yang menimbulkan ada korban jiwa.

” Waktu mobil tahanan dari Pengadilan akan menuju Lapas, awalannya beberapa Napi didalam dapat terima. Tidak tahu bagaimana setelah itu nampak gejolak penolakan, ” ungkap Kapolres.

Di pastikan dirinya kalau khusus untuk tersangka masalah pembunuhan oleh anggota ormas ini bakal tetap dititipkan di Polresta Denpasar.

” Total semuanya ada 11 Tersangka, setelah itu akan tetap kita titipkan di polresta. Masalah mengapa dibawa ke Lapas sebelumnya, itu pertimbangan dari Kejari Denpasar, ” akunya yang menekankan sekitar pukul 00 : 50 wita awal hari keadaan udah kondusif.

Disamping itu, meski keadaan Lapas di kelas II A Kerobokan telah kondusif, tetapi masing-masing kesatuan tetap mensiagakan satu Peleton pasukannya.

” Keadaan telah normal tetapi masih tetap kita letakkan pasukan. Semua yang turut serta dalam pengamanan kita siagakan, ” kata Kapolres Badung, KBP Tonny Binsar Marpaung.

Diperjelas dirinya kalau pada insiden ini belum bisa diliat bentuk rusaknya yang terjadi. ” Ada kerusakan namun kita belum jalankan pengecekan, kemungkinan pagi nanti kita bakal awasi kembali kondisi didalam Lapas. Tentunya udah kondusif tak ada ketegangan, ” akunya.

Tonny menuturkan pas banyak Napi digiring masing-masing blok, tak ditemukan ada temuan senjata tajam maupun benda kayu yang dipakai sebagai alat pengerusakan.

” Semuanya kita kumpulkan beberapa Napi di lapangan tengah saat sebelum masuk ke masing-masing blok. Kita cuma dapatkan sebagian pecahan batu, tak ada benda lain termasuk sajam nihil, ” tegasnya.

( Berita Terkini )

Leave a Comment