Dubes AS Kecam Turki Karena Menahan Pegawai Konsulat Istanbul

Beritaterkini.bizBeritaterkini, Duta Besar Amerika Serikat kepada Turki, John Bass, mengecam penahanan kepada seorang pegawai konsulat AS di Istanbul.

Dia menilai, tindakan aparat itu dilandasi dengan pembalasan dan bukan penegakan hukum oleh oknum di dalam pemerintahan Turki.

Bass menyampaikan pernyataannya pada Jumat (6/10/2017) terkait dengan kasus Metin Topuz, staf konsulat AS di Istanbul yang ditahan pada Rabu (4/10/2017) dengan tuduhan terorisme.

“Ada perbedaan besar antara usaha penegakan hukum dan melakukan pembalasan dari segi hukum dan norma demokratik yang dianut oleh negara ini dan negara saya, baik lewat Piagam Helsinki maupun konstitusi mereka sendiri,” ucap Bass dalam pertemuan dengan reporter Turki.

Kantor berita Anadolu, seperti yang dikutip dari sumber keamanan, melaporkan, Topuz secara teratur berkomunikasi dengan anggota-anggota jejaring terorirs yang dituduh telah melancarkan kudeta yang gagal terhadap Presiden Recep Tayyip Erdogan tahun lalu.

Pemerintah menilai, Organisasi Teroris Fethullah, yang dibangun oleh ulama Fethullah Gulen terlibat dalam usaha kudeta di mana lebih dari 250 orang tewas.

Gulen yang sekarang tinggal di pengasingan di Pennsylvania, AS, membantah adanya ketelibatan dirinya dan bahkan dia balik menuduh pemerintah Erdogan merencanakan sebuah usaha untuk memperkuat posisinya lewat tindakan keras.

( Berita Terkini )

Leave a Comment