Dalam Sebuah Rumah Tangga Pihak Mana Yang Sering Meminta Untuk Bercerai, Pria Atau Wanita?

Beritaterkini.bizBeritaterkini, Perceraian merupakan sebuah keputusan yang di ambil dari sebuah rumah tangga antara kedua pihak , yakni suami dan istri. Tentunya dalam mengambil sebuah keputusan tersebut kedua belah pihak mempunyai alasan mengapa mengajukan perceraian.

Alasan-alasan yang di anggap penting sampai harus mengajukan sebuah permintaan perceraian misalnya seperti, selingkuh, masalah ekonomi, perbedaan agama dan budaya.

Pria dan wanita pada zaman sekarang lebih cenderung mudah dalam mengambil sebuah keputusan. Misalnya saja mengambil keputusan untuk menuntaskan pernikahan dengan melakukan perceraian. Berdasarkan penelitian yang dilakukan digelar oleh Stanford Universiy, inisiatif untuk bercerai paling sering datang dari pihak istri.

Penelitian menyebutkan bahwa perceraian yang terjadi di dunia kebanyakan di sebabkan oleh tuntutan wanita.

Baca juga :  Beberapa Fakta Unik Mengenai Rambut Yang Tumbuh Di Bagian Tubuh

Lebih menariknya, penelitian juga melampirkan data dari American Community Survey pada tahun 2014 yang menyebutkan bahwa wanita yang menikah pada usia 30 tahunan cenderung tidak mudah ketika ingin memutuskan cerai.

Dikarenakan hanya dua persen wanita yang berusia 30 tahunan, yang mengalami kegagalan dalam rumah tangganya atau pernikahannya. Akan tetapi tingkat perceraian yang tinggi biasanya di alami pada wanita yang telah berusia 50 tahunan.

Penelitian menyebutkan bahwa masalah utama yang paling peka dalam memicu keputusan perceraian adalah komunikasi yang kurang baik antara suami istri. Kebiasaan seseorang yang selalu memendam emosi atau kesel kepada pasangan, kata hasil survei, merupakan sebuah bom waktu yang akan merusak keharmonisan rumahtangga.

( Berita Terkini )

Leave a Comment