Telah Lama Hanya Diam, Kemendagri Akhirnya Semprot Anies Yang Membuat Masalah Di Tanah Abang

Beritaterkini.biz – Beritaterkini, Pelaksanaan Tugas Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Eko Subowo mengharapkan bahwa DPRD DKI Jakarta segera melakukan panggilan terhadap Anies Baswedan terhubung dengan kebijakan penataan Tanah Abang.

Menurut Eko, DPRD harus meminta penjelasan kepada Anies mengenai kebijakan yang dilakukan dengan menutup jalan Jatibaru Raya, tepatnya di depan Stasiun Tanah Abang, untuk dijadikan lokasi penjualan pedagang kaki lima.

Menurut Eko, kebijakan penutupan jalan yang dijalakan lokasi tidak sesuai dengan UU nomor 1 tahun 2014 mengenai Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi.

Jalan yang merupakan tempat lalu lintas yang berguna untuk sarana penghubung dari satu tempat ke tempat yang lain, jadi menurutnya sangat keliru jika jalan dijadikan lokasi berjualan para pedagang, apalagi jika jalan di tutup bagi kendaraan.

Eko yakin DPRD akan segera melakukan panggilan terhadap Anies karena sudah banyak keluhan yang mengalir dari beberapa pihak. Baik oleh masyarakat sekitar, pedagang yang merasa dirugikan, maupun supir angkutan umum.

Eko mengungkapkan bahwa Kemendagri tidak akan menegur Anies terhubung dengan kebijakan penataan tanah abang.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyetujui mengenai penutupan Jalan Jatibaru Raya yang berada persis di depan Stasiun Tanah Abang sejak Jumat lalu (22/12).

Terdapat 400 tenda yang disiapkan untuk para PKL. Ratusan tenda tersebut terdiri dari tenda dagangan kuliner berjumlah 115 buah dan tenda dagangan nonkuliner berjumlah 265 buah.

Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta telah memberlakukan rekayasa lalu lintas dari tahap pertama atau dikatakan jangka pendek ini sampai dengan berlaku di kawasan Tanah Abang.

( Berita Terkini )