Ahok : Jembatan Semanggi Bukanlah Solusi Untuk Atasi Kemacetan

Beritaterkini.biz – Berita Terkini, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mempersoalkan komentar Ketua Seknas Jokowi, Muhammad Yamin, yang menyebutkan bahwa pembangunan simpang susun Semanggi seperti bom waktu. lantaran, kemacetan akan muncul seiring dengan meningkatnya jumlah kendaraan.

“Saya juga baca sih komentarnya, apa coba? Katanya sesudah dua tahun juga macet lagi, ya iyalah semua orang juga tahu,” kata Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (13/7/2016).

Pria yang akrab disapa Ahok itu menyebutkan, sebanyak apa pun pemerintah membuat jalan baru, pasti akan penuh kendaraan sesudah beberapa tahun kemudian. akan tetapi, meningkatnya jumlah kendaraan bukan berarti tidak boleh membangun jalan baru.

” Dulu waktu Bung Karno bangun Semanggi, Bung Karno enggak pernah berpikir mobil akan begitu banyak mungkin,” ungkap Ahok.

Ketua Seknas Jokowi, Muhammad Yamin, menyebutkan, Pemprov DKI Jakarta tidak dapat hanya mengandalkan simpang susun Semanggi untuk solusi mengatasi kemacetan.

Adapun pembangunan simpang susun Semanggi telah dilaksanakan sejak April lalu. Akan tetapi, Pemprov DKI Jakarta perlu mambahas kembali langkah selanjutnya yang akan dilakukan agar tak terjadi kemacetan.

“Jangan sampai bila DKI membangun simpang susun Semanggi cuma seperti bom waktu. Tidak macet setahun dua tahun, habis itu masalah lagi,” ungkap Yamin.

Dia menilai, buth beberapa kebijakan untuk mengatasi kemacetan. Contohnya, mengkaji pembatasan masuknya kendaraan dari luar kota ke Jakarta dan pembangunan moda transportasi massal berbasis rel Jabodetabek.