Beberapa Jenis Kanker Yang Berbahaya Dan Sulit Untuk Terdeteksi

Beritaterkini.bizBerita Terkini, Dari beberapa tipe kanker, ternyata peristiwa kanker 20 persen lebih tinggi pada pria dibanding dengan wanita. Tingkat kesembuhan dari penyakit ini juga rendah karena gejala awalnya sering tidak diketahui. Kanker sulit dideteksi di karenakan gejalanya tidak dikenali atau alat pendeteksinya belum ada, bisa membuat diagnosis dan pengobatannya jadi terlambat. Angka harapan hidupnya pun menjadi sangat kecil.

Berikut beberapa jenis kanker yang paling sering diderita pria dan sangat sulit untuk di deteksi:

Kanker paru

Meskipun kanker prostat lebih banyak diderita oleh pria, tetapi kanker paru adalah yang paling berbahaya pada kaum adam. Hanya 16 persen kanker paru yang didiagnosis pada stadium awal. Pada saat penyakit ini sudah mulai menyebar, sel-sel kanker akan semakin agresif. Angka harapan hidup dalam 5 tahun hanya 4 persen.

Kanker paru sering disadari pada saar sudah mencapai stadium akhir. “Paru-paru berisi udara, sehingga bisa menumbuhkan tumor di organ ini tanpa kita sadari,” ucap David Rose Camidge, Ph.D, profesor onkologi dan peneliti kanker paru dari Universitas Colorado.

Kanker kolorektal

Kanker kolorektal adalah kanker yang timbul pada bagian usus besar dan rektum (anus). Penyakit kolorektal dulu lebih cenderung diderita orang berusia di atas 50 tahun, namun sekarang orang yang lebih muda juga dapat mengalaminya.

Karena gejalanya tidak spesifik kanker ini sangat sulit untuk di deteksi. “Bisa saja kita menganggap gejala itu merupakan gangguan pada pencernaan biasa, misalnya kram perut, ada darah di feses, atau sering sembelit dan diare,” ucap William Grady, pakar pencegahan kanker kolon.

Baca juga : Bahaya Smartphone Terhadap Anak-Anak

Dia mengatakan bahwa sangat penting untuk melakukan pemeriksaan kolonoskopi berkala karena pertumbuhan tumor pra-kanker bisa dioperasi sebelum berkembang menjadi lebih parah.

Kanker pankreas

Meski terkena penyakit kanker ini hanya sedikit kemungkinan dari keseluruhan tipe kanker, namun angka kematiannya cukup tinggi. Penyakit ini juga sulit dideteksi karena tidak ada alat untuk mendeteksinya dan gejalanya baru muncul pada saat kanker sudah menyebar.

Struktur organ pencernaan yang berupa tabung dan berlapis-lapis menyebabkan kanker di bagian pankreas sulit dideteksi, Gejala kanker pankreas tidak khas, nyeri perut atau punggung, berat badan turun, nafsu makan hilang, atau mual-mual. Pada saat gejala ini timbul, biasanya kanker sudah menyebar ke bagian liver dan menyebabkan kulit dan mata kekuningan.

Kanker melanoma

Ini merupakan salah satu dari tipe kanker kulit. Angka kematian kanker ini pada pria yang lebih tinggi, Kebanyakan orang juga mengira melanoma sebagai jerawat batu, kutil, atau bahkan dianggap bukan apa-apa.

Menganggap enteng gejala melanoma sangat berbahaya, karena setelah sudah dioperasi dan diangkat, kankernya bisa saja kembali dan menyebar ke organ tubuh lain, seperti liver, paru, bahkan otak.

Kanker liver

Penyebab kematian akibat kanker liver adalah hepatitis C karena virusnya bisa merusak liver dan menyebabkan luka parut di liver.

Disarankan sebaiknya lakukan pemeriksaan darah untuk mengetahui ada tidaknya virus hepatitis C. Pengobatan yang dilakukan sangat efektif untuk menyingkirkan virus dari tubuh sehingga risiko terkena kanker liver mejadi sangat rendah.

( Berita Terkini )

Leave a Comment